Nelayan Penangkap Cumi di Karimun Stop Melaut, Ini Sebabnya

Karimun – Cuaca ekstrem melanda wilayah Provinsi Kepulauan Riau sejak awal tahun 2021.

Kondisi tersebut menyebabkan para nelayan penangkap cumi yang tergabung dalam Perkumpulan Kelompok Nelayan Karimun Berazam (PKNKB) menghentikan aktifitas melaut nya untuk sementara waktu .

Ketua PKNKB, Alfanani mengatakan, menghentikan aktifitas melaut sementara waktu merupakan keputusan pihaknya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ditengah kondisi cuaca ekstrem.

“Kami tidak melaut dulu sampai cuaca membaik atau menunggu imbauan boleh kembali melaut dari pihak BMKG Karimun,” kata Fanani, Selasa (12/1/2021).

Ia menjelaskan, adanya kondisi cuaca ekstrem tersebut membuat para nelayan yang tergabung di PKNKB Karimun saat ini mengalihkan aktifitasnya untuk melakukan perbaikan-perbaikan di kapal.

“Sementara ini fokusnya untuk memperbaiki kapal hingga ke alat-alat navigasinya, guna meningkatkan keselamatan masing-masing kapal saat melaut,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, dalam memastikan keselamatan para nelayan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak-pihak dari Dinas Perhubungan, Lanal Tanjungbalai Karimun, Satpolairud Polres Karimun dan instansi terkait lainnya.

“Kami terus berkoordinasi dengan instansi-instansi tersebut. Karena, kami membutuhkan mereka sebagai mitra keselamatan,” ucap Fanani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *