Selasa, Mei 5, 2026
BerandaTimahPT Timah Tbk Tingkatkan Kompetensi Guru Melalui Program Pelatihan

PT Timah Tbk Tingkatkan Kompetensi Guru Melalui Program Pelatihan

PANGKALPINANG, beritakita.info – PT Timah Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah operasionalnya dengan menghadirkan berbagai program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas guru. Program-program ini meliputi Literasi Guru dan Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka).

PT Timah Tbk menyadari bahwa guru memiliki peran sentral dalam membentuk generasi masa depan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pendidik menjadi salah satu fokus perusahaan dalam pilar pendidikan program Corporate Social Responsibility (CSR). Ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah operasional perusahaan telah mengikuti program-program ini.

Dalam melaksanakan program Gernas Tastaka, PT Timah Tbk berkolaborasi dengan Yayasan Penggerak Indonesia Cerdas dan Dinas Pendidikan di wilayah operasional perusahaan. Sementara itu, Program Literasi Guru PT Timah Tbk berkolaborasi dengan Komunitas Literasi Sekawan.

Program Literasi Guru bertujuan untuk mendorong guru dalam memenuhi standar kompetensi sesuai dengan tuntutan profesi dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni guna menjaga profesionalitas guru. Diharapkan program ini dapat meningkatkan kinerja guru dalam proses belajar mengajar di kelas dan menginspirasi peserta didik menjadi subjek pembelajar mandiri yang bertanggung jawab, kreatif, dan inovatif, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas SDM.

Sementara itu, program Gernas Tastaka merupakan upaya PT Timah Tbk untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam metode pengajaran matematika dasar.

Diki, seorang guru yang pernah mengikuti program Literasi Guru, mengatakan bahwa program Timah Mengajar sangat menarik dan relevan untuk diterapkan di lingkungan sekolah.

“Materinya sangat bermanfaat. Kami mendapatkan wawasan baru tentang cara menulis karya ilmiah populer yang baik dan benar. Ilmu ini akan kami implementasikan di sekolah, baik dalam proses belajar mengajar maupun kepada sesama guru,” ujarnya.

Helen Moriska, guru lainnya, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru selama mengikuti program Timah Mengajar.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan banyak ilmu literasi. Ke depan, kami berencana menyalurkan karya-karya kami ke media lokal dan nasional. Semoga program ini tidak berhenti sampai di sini, dan bisa menjangkau lebih luas, termasuk ke masyarakat,” jelasnya.

Alias, guru SDN 19 Tempilang, mengaku akan mengimplementasikan materi yang diperoleh kepada siswa-siswinya. “Awalnya kami belum paham bagaimana menulis karya ilmiah populer. Berkat program ini, kami jadi lebih termotivasi. Harapannya, PT Timah bisa terus memfasilitasi pelatihan serupa di bidang pendidikan lainnya,” harapnya.