Selasa, Januari 20, 2026
BerandaKarimunHadapi Perkembangan Zaman, Puluhan Pembina Pramuka dibekali Ilmu Dalam Menyongsong Era Digitalisasi 
spot_img

Hadapi Perkembangan Zaman, Puluhan Pembina Pramuka dibekali Ilmu Dalam Menyongsong Era Digitalisasi 

Karimun, beritakita.info- Ketua harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Karimun membuka secara resmi upacara pembukaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Kwartir Cabang Karimun, yang digelar oleh Kwartir Tebing di Gedung Kwartir Cabang Karimun, Kelurahan Bati Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (17/1/2026) Siang.

Kursus yang digelar untuk para pembina Pramuka itu memiliki tema Membentuk Pembina Pramuka yang Profesional, Kreatif dan Berkarakter.

Ket: Penyerahan tunggul pelatihan dari Kepala Pusdiklatcab Karimun kepada Wakil Ketua 1 Kwartir Cabang  Gerakan Pramuka Karimun yang kemudian diserahkan kepada pimpinan kursus saat upacara pembukaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Kwartir Cabang Karimun, di Gedung Kwartir Tebing, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (17/1/2026) Siang.(foto: Nichita Bella)

Ketua Penyelenggara kursus, Taufik Darmawan Sahyuti Damanik mengatakan bahwa kegiatan yang menurutnya diselenggarakan sebagai sarana proses pendidikan untuk meningkatkan kompetensi anggota dewasa dalam berbagai fungsi itu, merupakan sebagai wadah silaturahmi dan peningkatan mutu serta kualitas untuk memberikan pedoman sebagai Pembina di gugus depan atau pangkalan masing-masing. 

“Kursus ini kita gelar selama 6 hari yang dimulai pada Sabtu 17 Januari 2026 hingga Kamis 22 Januari 2026 mendatang, peserta yang hadir yakni dari Kwartir Ranting Tebing 28 orang, Moro 1 orang dan Kundur Barat 2 orang, Andalan Ranting Tebing 1 orang jadi total 32 orang, sementara Pelatih ada 7 orang dan ada yang dari Provinsi Riau,” jelas Taufik

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Karimun, Abdullah selaku Ketua Harian Kwartir Cabang  Gerakan Pramuka Karimun mengapresiasi atas tergelarnya pembekalan terhadap para Pembina Pramuka sehingga para generasi Pramuka siap menyongsong prestasi-prestasi gemilang di zaman yang maju yang dikelilingi oleh sistem digitalisasi yang semakin berkembang pesat.

Ket: Foto bersama usai upacara pembukaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Kwartir Cabang Karimun, di Gedung Kwartir Tebing, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (17/1/2026) Siang.(foto: Nichita Bella)

“Kita harapkan para pembina nantinya memiliki kemampuan secara managerial, gerakan Pramuka harus mengikuti perkembangan zaman,” ujar Abdullah 

Kata Abdullah, saat ini Pramuka di Indonesia sudah sangat mengimbangi perkembangan teknologi dengan kegiatan besar seperti JOTA-JOTI yakni Jamboree On The Air (JOTA) Jambore di Udara dan Jamboree On The Internet (JOTI) Jambore di Internet, sebuah kegiatan Pramuka tahunan terbesar di dunia yang melibatkan komunikasi via radio amatir (JOTA) dan internet (JOTI) untuk menghubungkan pramuka dari seluruh dunia. 

“Jadi di dalam Pramuka itu ada program jamboree yang menggunakan Internet, itu baru berlangsung 1 tahun yang lalu yang disebutnya dengan JOTA dan JOTI, jadi substansinya bahwa Pramuka itu memang menyesuaikan dengan kondisi kekinian perkembangan zaman teknologi dan informasi, jadi tidak ada alasan Pramuka itu tidak bisa mengikuti perkembangan zaman dengan eksistensi yang terdepan,” ungkap Abdullah 

Abdullah juga mengajak para pembina menjadi motor para pemuda untuk kembali nabung prestasi seperti beberapa tahun lalu pernah menjadi Kwartir Cabang terbaik di Kepulauan Riau.

Ket: Foto bersama usai upacara pembukaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Kwartir Cabang Karimun, di Gedung Kwartir Tebing, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (17/1/2026) Siang.(foto: Nichita Bella)

Sementara, Anggota DPRD Kabupaten Karimun, Muhammad Firdaus sebagai Wakil Ketua 1 Kwartir Cabang  Gerakan Pramuka Karimun mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karimun, terutama generasi muda penerus bangsa. 

” Kami mengimbau adek-adek kami agar lebih terarah, Pramuka diajarkan kemandirian, berorganisasi, bertanggung jawab. Dengan zaman digitalisasi harus belajar mengimbangi, bukan berarti meninggalkan digitalisasi, tapi lebih update bermanfaat dalam mengembangkan diri, jangan jadikan momok ke hal negatif apalagi Karimun daerah perbatasan, mari ikuti kegiatan positif agar bisa membentengi dan  mengurangi hal-hal negatif,” pungkas Firdaus

*Nichita Bella