Karimun, beritakita.info- Bandar Udara (Bandara) Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, resmi membuka penerbangan perdana pada awal tahun 2026, Selasa (3/1/2026). Kehadiran kembali layanan transportasi udara ini disambut antusias oleh masyarakat Kabupaten Karimun yang selama ini mengandalkan jalur laut.
Meski saat ini masih melayani rute terbatas Pekanbaru – Tanjung Balai Karimun – Dabo Singkep (PP), penerbangan melalui Bandara RHA Karimun dinilai menjadi alternatif transportasi paling diminati. Selain memangkas waktu tempuh secara signifikan, harga tiket pesawat juga tergolong relatif terjangkau.

Untuk rute Pekanbaru–Tanjung Balai Karimun, waktu penerbangan hanya sekitar 50 menit, jauh lebih singkat dibandingkan transportasi laut rute Karimun–Tanjung Buton yang memakan waktu sekitar 5 hingga 6 jam.
Bagi masyarakat Karimun maupun calon penumpang dari luar daerah, tiket penerbangan dapat dipesan melalui agen resmi Susi Air maupun aplikasi perjalanan Traveloka.
Kepala Tim Teknik, Operasi, Keamanan dan Pelayanan Darurat (TOKPD) Bandara RHA Karimun, Kukuh Arjunanto, mengatakan bahwa pemesanan tiket telah dibuka sejak 30 Januari 2026 untuk jadwal penerbangan Februari 2026.
“Pemesanan tiket sudah dibuka sejak 30 Januari 2026 untuk penerbangan di bulan Februari. Selanjutnya, pemesanan tiket hanya bisa dilakukan 14 hari sebelum keberangkatan,” ujar Kukuh.

Ia menjelaskan, saat ini maskapai yang melayani penerbangan di Bandara RHA Karimun adalah Susi Air, dengan jadwal penerbangan setiap hari Selasa dan Jumat setiap pekan.
Ia menjelaskan, saat ini maskapai yang melayani penerbangan di Bandara RHA Karimun adalah Susi Air, dengan jadwal penerbangan setiap hari Selasa dan Jumat setiap pekan.
Adapun jadwal penerbangan yang dilayani meliputi:
Pekanbaru – Tanjung Balai Karimun (09.05 WIB)
Tanjung Balai Karimun – Dabo Singkep (10.15 WIB)
Dabo Singkep – Tanjung Balai Karimun (11.20 WIB)
Tanjung Balai Karimun – Pekanbaru (12.25 WIB)
Seluruh rute tersebut dilayani menggunakan pesawat Cessna Grand Caravan C-208 berkapasitas 12 penumpang.
“Untuk penerbangan ini menggunakan pesawat Cessna Grand Caravan C-208 dengan kapasitas 12 penumpang dari maskapai Susi Air,” tutup Kukuh.
*Ayat



