Karimun, beritakita.info – Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole mengukuhkan dan melantik seluruh Ketua Rukun Warga (RW) dan Ketua Rukun Tetangga (RT) di lingkungan Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun, pada Kamis (12/1/2026) siang.
Acara pelantikan tersebut menjadi momentum untuk menekankan peran penting tokoh masyarakat tingkat bawah dalam menjaga kondusifitas dan kesejahteraan daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi sekaligus harapan kepada para RT/RW yang baru dilantik.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karimun saya mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan. Dipundaknya masih ada tanggung jawab besar terhadap masyarakat Teluk Air ini bukan hal yang mudah. Saya tahu persis bagaimana tugas RT/RW yang harus melayani masyarakat 24 jam, maka dari itu terima kasih kepada bapak-ibu yang mengemban amanah mulia ini. Semoga menjadi amal ibadah dan keberkahan bagi kita semua,” ucapnya.
Wabup juga menggarisbawahi pentingnya menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan bersama.
“Mari sama-sama kita jaga daerah ini. Jika diperlukan tambahan kontainer sampah atau kebutuhan lainnya, silakan sampaikan kepada lurah, yang kemudian akan kita tindaklanjuti melalui camat hingga pemerintah daerah,” jelasnya.
Menurutnya, para RT/RW merupakan ujung tombak dalam mengawasi kondusifitas lingkungan masing-masing.
“Bapak-ibu RT/RW inilah yang menjadi garda terdepan. Jika kita kompak, segala hal akan menjadi lebih mudah,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan untuk lebih memperhatikan kondisi warga, mengingat banyaknya kasus bunuh diri yang terjadi.
“Silakan intip-intip juga kondisi warganya, agar kita bisa segera memikirkan solusi jika ada permasalahan,” tambahnya.
Pada akhir sambutannya, Wakil Bupati mengucapkan harapan untuk Kelurahan Teluk Air.
“Semoga Teluk Air tambah jaya, tentram, damai, dan sejuk ke depannya,” pungkasnya.
Robby Candra, Ketua RT 2 RW 2 yang baru dilantik, menyampaikan komitmen bersama untuk membangun daerah yang lebih baik.
“Secara konsep, setiap daerah pasti ingin kondusif dan aman, hal itu tidak mungkin tercipta dengan sendirinya. Kita harus bergandengan tangan: ulama, masyarakat, dan seluruh elemen di Karimun bekerja sama untuk menjadikan daerah ini lebih harmonis, terutama harus menjauhkan dari bahaya narkoba,” ujarnya.
*Nichita Bella
