Senin, Mei 4, 2026
BerandaNasionalMemutus Rantai Kemiskinan Lewat Kelas Beasiswa: Ikhtiar PT TIMAH Menuju Generasi Emas

Memutus Rantai Kemiskinan Lewat Kelas Beasiswa: Ikhtiar PT TIMAH Menuju Generasi Emas

PANGKALPINANG, beritakita.info – Bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di wilayah operasional pertambangan, pendidikan seringkali menjadi kemewahan yang sulit dijangkau. Menjawab tantangan tersebut, PT TIMAH Tbk kembali membuka gerbang kesempatan melalui pendaftaran Program Kelas Beasiswa SMAN 1 Pemali untuk tahun ajaran 2026/2027.

Program yang telah melegenda di Bangka Belitung ini dijadwalkan mulai membuka pendaftaran pada 2 Maret mendatang. Ini bukan sekadar bantuan biaya sekolah, melainkan sebuah ekosistem pendidikan terpadu yang dirancang untuk mencetak kader-kader unggul dari daerah.

Dua Dekade Mencetak Alumni

Bukan pemain baru di dunia pendidikan, komitmen emiten pertambangan timah ini telah terpancang sejak tahun 2000. Selama 26 tahun berjalan, program ini telah melahirkan lebih dari 800 alumni yang kini berdiaspora di berbagai sektor profesional.

Konsep yang diusung pun cukup komprehensif. Para siswa terpilih tidak hanya dibebaskan dari biaya sekolah (gratis total), tetapi juga difasilitasi asrama (boarding school) serta tunjangan penunjang pendidikan lainnya. Pendekatan asrama ini bertujuan untuk membentuk karakter, kedisiplinan, serta memastikan lingkungan belajar yang kondusif bagi siswa berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Investasi SDM di Lingkar Tambang

Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, menegaskan bahwa fokus perusahaan saat ini adalah menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di kancah nasional maupun global, selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.

“Pendidikan merupakan kunci utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami ingin memberikan kesempatan yang setara bagi anak-anak daerah agar hambatan biaya tidak menjadi penghalang untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Anggi dalam keterangan resminya.

Agenda Berkelanjutan

Program ini menjadi pilar penting dalam skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. PT TIMAH tampaknya menyadari bahwa keberlangsungan sebuah industri ekstraktif harus berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas intelektual masyarakat di sekitarnya.

Pengumuman resmi mengenai persyaratan administrasi dan detail teknis pendaftaran akan segera dipublikasikan melalui kanal informasi resmi perusahaan. Bagi para pelajar di wilayah operasional perusahaan, bulan Maret nanti akan menjadi babak baru untuk memperebutkan tiket menuju pendidikan menengah atas yang berkualitas tanpa beban finansial.(*)