JAKARTA, beritakita.info – PT TIMAH (Persero) Tbk kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga kelestarian alam. Perusahaan berhasil meraih penghargaan bergengsi PROPER Emas dan PROPER Hijau pada penilaian Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) periode 2024–2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
Penghargaan tertinggi, yakni PROPER Emas, diraih oleh Division Processing & Refinery Mentok. Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Wakil Direktur Utama PT TIMAH, Harry Budi Sidharta, di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Selain Emas, PT TIMAH juga membawa pulang dua predikat PROPER Hijau yang diraih oleh Division Processing & Refinery Kundur dan Division Engineering Operation Excellent (Balai Karya).
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa PROPER bukan sekadar ajang pemberian penghargaan, melainkan instrumen strategis untuk mendorong ketahanan dan kedaulatan lingkungan nasional.
Pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 183 Tahun 2024 juga telah memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di sektor lingkungan hidup. Menurutnya, capaian yang diraih perusahaan harus terus dijaga dan ditingkatkan sebagai wujud tanggung jawab bersama.
“Kami berharap perusahaan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kinerjanya. Sekali lagi ini bukan masalah simbol, ini masalah kedaulatan lingkungan kita. Kita tidak boleh kemudian menyia-nyiakan kepercayaan yang telah disematkan,” tegas Hanif.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT TIMAH, Harry Budi Sidharta, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi perusahaan untuk terus meningkatkan standar pengelolaan lingkungan dan menerapkan praktik pertambangan yang berkelanjutan.
“PT TIMAH berkomitmen untuk senantiasa menjalankan kegiatan operasional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional perusahaan,” ujar Harry.
Lebih jauh, Harry menjelaskan bahwa PT TIMAH terus berinovasi, mulai dari eco-inovasi dalam proses bisnis hingga inovasi sosial melalui program “Menjaga Nusantara”.
“PT TIMAH akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan guna mendukung terciptanya keseimbangan antara kegiatan usaha dan kelestarian lingkungan. Kepatuhan terhadap aspek lingkungan bukan hanya kewajiban tapi juga upaya bersama untuk mendukung keberlanjutan usaha dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
*Nichita Bella







