KARIMUN, beritakita.info– Mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah tidak hanya menjadi impian, namun harus dibangun melalui ilmu dan kebersamaan. Menyadari hal tersebut, Komite SDIT Islam Terpadu Cendekia Kabupaten Karimun resmi membuka ruang belajar istimewa secara gratis bernama SAFA (Sakinah Family Academy). Program ini dirancang khusus bagi seluruh Ayah dan Bunda wali murid SDIT Cendekia untuk saling berbagi ilmu, menguatkan iman, dan bertumbuh bersama dalam bingkai nilai keislaman.
Mengusung semangat “Belajar Bersama, Tumbuh Bersama, Menuju Keluarga Sakinah”, kehadiran SAFA menjadi langkah nyata dalam mendukung peran orang tua sebagai pendidik utama di rumah. Program ini menyajikan beragam materi yang tidak hanya bersifat keagamaan, namun juga keterampilan praktis dan pembinaan karakter yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan dalam pengelolaan rumah tangga dan pendidikan anak.
Langkah inovatif ini mendapatkan apresiasi dan sambutan sangat positif dari Bupati Karimun, Iskandarsyah. Dalam pernyataannya, Bupati mengaku sangat mendukung gagasan yang dihadirkan oleh pihak sekolah dan komite ini karena dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan sumber daya manusia di daerah.
“Kami menyambut baik program ini. Kreatif dan inovatif. Melalui program seperti ini, orang tua murid juga dapat meningkatkan kualitas pengetahuan mereka. Ada pepatah dalam bahasa Inggris yang berbunyi ‘Nobody too old to learn’, yang artinya tidak ada kata terlambat atau seseorang merasa sudah tua atau sudah cukup untuk berhenti belajar,” ungkap Bupati Iskandarsyah, memberikan tanggapan langsung terkait hadirnya SAFA.
Lebih jauh, Bupati menegaskan peran strategis orang tua dalam membentuk karakter anak dan kualitas generasi masa depan. Menurutnya, keberhasilan pendidikan seorang anak sangat ditentukan oleh fondasi yang dibangun di dalam rumah.
“Kualitas murid dan generasi emas ke depan juga sangat dipengaruhi oleh kualitas orang tua dan lingkungan keluarga tempat mereka tumbuh. Perlu kita sadari bersama, bahwa yang paling wajib dan utama menjadikan anak cerdas dan berakhlak mulia adalah orang tua. Setelah itu barulah masuk peran para guru di sekolah untuk melengkapi dan mengembangkannya,” tegas Bupati Iskandarsyah
Kegiatan SAFA dibagi menjadi dua kelompok utama, yaitu program khusus untuk Ibu dan program khusus untuk Ayah, masing-masing dengan materi dan jadwal yang fleksibel agar dapat disesuaikan dengan kesibukan peserta.

Kelas Khusus Ibu: Beragam Ilmu Mulai dari Keagamaan hingga Keterampilan
Bagi para Ibu, tersedia berbagai pilihan kajian dan kelas yang dipandu oleh tenaga pengajar berpengalaman, di antaranya Ustadzah Okti Satriyani, Ustadzah Siti, Ustadzah Widya, Ustadzah Rita Fajriah, Ustadzah May, dan Ustadzah Tiwi. Materi yang disajikan sangat beragam, mencakup:
– Tahsin dan Perbaikan Bacaan Al-Qur’an: Mulai dari perbaikan totok punggung, metode Ummi, hingga kajian mendalam tentang ayat Al-Qur’an.
– Kajian Keislaman: Meliputi pembahasan hadits, tilawah, hingga kajian tematik umum yang relevan dengan peran ibu dan keluarga.
– Keterampilan Praktis: Seperti penguasaan Microsoft Excel, manajemen keuangan keluarga, serta tabungan dan investasi emas, yang dirancang untuk membantu pengelolaan rumah tangga menjadi lebih efektif dan mandiri.
Kegiatan untuk Ibu dijadwalkan setiap hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, hingga Sabtu, dengan jam bervariasi mulai pagi, siang, hingga malam hari.
Kelas Khusus Ayah: Memperkuat Peran Sebagai Pilar Keluarga
Sementara itu, bagi para Ayah, SAFA menghadirkan rangkaian program pembinaan yang komprehensif guna memperkuat peran kepemimpinan dalam rumah tangga, dengan didampingi oleh para pembina yang kompeten dan memiliki rekam jejak baik di bidang keumatan:
1. Kelas Tahsin Al-Qur’an
Dipandu oleh Ustadz Maswan, kelas ini bertujuan memperkuat kemampuan dan pemahaman ayah dalam membaca Al-Qur’an, sekaligus mengokohkan peran ayah sebagai pemimpin keluarga yang dekat dengan kitab suci Allah. Kegiatan berlangsung setiap Kamis pukul 19.30 WIB atau setelah salat Isya.
2. Kelas Parenting & Kepemimpinan Ayah
Tak hanya mengaji, para ayah juga diajak mendalami peran strategisnya dalam mendidik anak dan membangun rumah tangga melalui kelas khusus bersama Ustadz Sukriadi. Beliau dikenal luas sebagai Ketua Umum Forum Ayah Kabupaten Karimun, seorang praktisi dan pembina yang sangat memahami seluk-beluk peran ayah dalam keluarga modern berbasis nilai Islam.Dalam materi ini, Ustadz Sukriadi akan memandu para peserta memahami pola asuh islami, komunikasi efektif dalam keluarga, serta cara menjadi pemimpin yang kuat namun penuh kasih sayang. Kelas ini diadakan secara rutin setiap Selasa dan Jumat malam.
Dengan adanya kehadiran Ustadz Sukriadi, diharapkan para ayah semakin mantap dalam menjalankan fungsinya sebagai pilar, pelindung, dan pendidik utama bagi anak-anak dan istri.
Komite SDIT Cendekia, Maimunah menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan berharap semangat belajar ini terus terjaga.
“Kami percaya, keluarga sakinah bermula dari ilmu dan kebersamaan. Di sini, kita tidak hanya belajar teori, tapi juga saling berbagi pengalaman, bertukar pikiran, dan bertumbuh bersama dalam suasana yang hangat dan penuh keberkahan,” ujar Maimunah yang kerap disapa Bunda May
SAFA – Sakinah Family Academy terbuka secara khusus bagi seluruh Ayah dan Bunda wali murid SDIT Cendekia. Melalui program ini, diharapkan setiap keluarga dapat melangkah menjadi keluarga yang lebih baik, lebih dekat dengan Al-Qur’an, dan lebih kokoh dalam iman serta nilai-nilai Islam.
Bagi Ayah dan Bunda SDIT Cendekia yang ingin mendaftar atau mengetahui informasi lebih lanjut mengenai jadwal rinci dan materi lengkap, dapat menghubungi kontak berikut:
📱 0823-8581-9173 (Bunda May)
📱 0852-6400-0387 (Bunda Sherly Rionika)
Mari ambil bagian dalam perjalanan menuju keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah bersama SAFA SDIT Cendekia.
*Nichita Bella
