Senin, Juni 29, 2026
BerandaKarimunKarimun Perintis Se‑Sumatera, Luncurkan Aplikasi SIDESA, Jembatan Digital Kelola Keuangan Desa Lebih...

Karimun Perintis Se‑Sumatera, Luncurkan Aplikasi SIDESA, Jembatan Digital Kelola Keuangan Desa Lebih Amanah

KARIMUN, beritakita.info– Pemerintah Kabupaten Karimun mencatat sejarah baru sebagai daerah pertama di seluruh Pulau Sumatera yang menerapkan sistem pengelolaan keuangan desa terpadu berbasis teknologi. Aplikasi bernama Sistem Keuangan Desa Terintegrasi (SIDESA) resmi diluncurkan Bupati Karimun, menjadi bukti nyata langkah maju meninggalkan cara pengelolaan dana konvensional menuju tata kelola yang lebih cepat, aman, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sistem ini dikembangkan berkat kerja sama erat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Karimun bersama Bank Riau Kepri Syariah. Sebelum diresmikan, SIDESA telah melewati serangkaian uji coba ketat, mulai pengujian kesesuaian sistem hingga pemakaian nyata, pada 26 Juni 2026 di Kantor Cabang Tanjung Balai Karimun, dan berjalan lancar tanpa kendala sedikit pun.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Karimun, Jackie Stewart Touw, menjelaskan secara rinci kedudukan, fungsi, serta keunggulan utama sistem inovatif ini.

“SIDESA berperan sebagai jembatan penghubung antara Sistem Pengelolaan Kas milik Bank Riau Kepri Syariah dengan aplikasi Siskeudes, standar resmi pengelolaan keuangan desa yang dikembangkan bersama BPKP dan Kementerian Dalam Negeri. Artinya, mulai dari perencanaan, penyusunan anggaran, pembukuan, pelaporan hingga pertanggungjawaban, semuanya sudah terhubung otomatis,” urai Jackie Stewart Touw.

“Tak berhenti di situ, kami tambahkan fitur canggih lain: pengiriman dana sekaligus ke banyak tujuan serta pengelolaan kewajiban pajak daerah. Seluruh persiapan berjalan rapi sejak pengujian tanggal 18–22 Mei lalu hingga uji coba akhir pekan lalu. Hari ini resmi diluncurkan, semoga terwujudlah cita‑cita kita, Desa Amanah yakni Aman, Mandiri, dan Sejahtera,” tambahnya.

Transformasi besar ini bukan hasil kerja singkat. Sejak tahun 2022, seluruh transaksi keuangan desa di Karimun masih berjalan sepenuhnya secara tunai. Perubahan dilakukan bertahap,diperkenalkan sistem pengelolaan kas elektronik, disesuaikan dengan aturan baru tahun 2026, hingga kini puncaknya tercipta integrasi penuh lewat SIDESA.

Manajer Cabang Bank Riau Kepri Syariah, Desrial, menegaskan pergeseran budaya ini sangat berharga bagi kemajuan keuangan daerah.

“Mengubah kebiasaan butuh waktu dan pembinaan. Kini segala proses jadi lebih terjamin keamanannya. Ke depannya, sistem ini juga diharapkan membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah karena alur pemasukan dan penyetoran dana menjadi jauh lebih rapi dan terpantau,” jelasnya.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, memberikan apresiasi tinggi atas terobosan yang digagas jajaran Dinas PMD. Menurutnya, pengelolaan keuangan yang rapi adalah pondasi utama agar desa tidak lagi bergantung selamanya pada bantuan dari pusat, melainkan mampu mengembangkan kekayaan dan potensi wilayahnya sendiri.

“Saya sangat apresiasi atas inovasi dari PMD ini. Kita harus berpikir keras, bagaimana desa bisa berdiri tegak dan mandiri? Salah satu jalannya adalah kelola dana dengan jujur dan tepat sasaran, serta perkuat Badan Usaha Milik Desa agar memberi manfaat nyata bagi warga,” tegas Bupati saat meluncurkan aplikasi di Ruang Rapat Cempaka Putih pada Senin (29/6/2026) Siang.

“Dengan SIDESA, peluang penyimpangan dapat ditekan mendekati nol, laporan jadi lebih cepat siap. Langkah ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden: membangun Indonesia dimulai dari desa‑desa yang kuat. Semoga keberhasilan Karimun bisa menjadi contoh bagi daerah lain se‑Sumatera,” pungkas Bupati Iskandarsyah

*Nichita Bella