KARIMUN, beritakita.info – PT TIMAH (Persero) Tbk terus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada generasi muda melalui program edukasi pengelolaan sampah. Kali ini, perusahaan mengajak siswa SD Negeri 009 Kundur Barat, Kabupaten Karimun, untuk belajar memilah sampah sekaligus mengenal pengelolaan Bank Sampah Lanjut Bestari di Desa Sawang Laut.
Kegiatan edukasi tersebut disambut antusias para siswa. Mereka dikenalkan dengan berbagai jenis sampah, mulai dari sampah organik dan anorganik, serta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah sejak dini agar dapat didaur ulang dan memiliki nilai ekonomi.
Selain mendapatkan materi, para pelajar juga diperkenalkan dengan sistem pengelolaan sampah melalui Bank Sampah Lanjut Bestari, kelompok binaan PT TIMAH yang mendorong masyarakat memanfaatkan sampah sebagai sumber nilai tambah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
Kepala SD Negeri 009 Kundur Barat, Saharun, mengatakan sekolah telah lama bekerja sama dengan PT TIMAH dalam mendukung program pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.
Menurutnya, edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan mulai membentuk kebiasaan positif di kalangan siswa, terutama dalam memilah sampah anorganik yang masih memiliki nilai jual.
“Anak-anak sekarang sudah mulai paham. Kalau mereka menemukan botol plastik atau barang bekas lainnya, mereka akan mengumpulkannya dan menyerahkannya kepada guru di sekolah untuk kemudian dibawa ke Bank Sampah Lanjut Bestari,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, siswa yang aktif mengumpulkan sampah mendapatkan alat tulis dari hasil penukaran sampah yang disetorkan ke bank sampah. Program ini diharapkan menjadi motivasi agar kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh sejak usia sekolah.
“Kami berharap program ini terus berlanjut. Anak-anak semakin semangat menjaga kebersihan sekolah karena mendapatkan edukasi sekaligus penghargaan atas kepedulian mereka terhadap lingkungan,” katanya.
Saharun menambahkan, PT TIMAH juga mendukung operasional program melalui penyediaan fasilitas pengangkutan sampah menuju bank sampah sehingga kegiatan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Tidak hanya itu, perusahaan turut melengkapi sarana kebersihan sekolah dengan menyediakan tiga unit tempat sampah terpilah berdasarkan jenis sampah serta fasilitas keran air untuk mendukung penerapan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut membantu membiasakan siswa membuang sampah sesuai jenisnya sehingga budaya peduli lingkungan mulai tertanam sejak dini.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan PT TIMAH. Bantuan ini bukan hanya melengkapi fasilitas sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak agar terbiasa menjaga kebersihan. Manfaatnya sudah mulai terlihat, banyak siswa yang kini membuang sampah pada tempatnya setelah selesai jajan,” ungkapnya.
Sebelumnya, PT TIMAH juga melaksanakan edukasi serupa bagi pelajar SD Negeri 22 Mentok, Kabupaten Bangka Barat, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
*Nichita Bella

