Selasa, Agustus 4, 2026
BerandaEkonomiKinerja Bupati-Wabup Diapresiasi, Karimun Inflasi Terendah se-Kepri
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Kinerja Bupati-Wabup Diapresiasi, Karimun Inflasi Terendah se-Kepri

KARIMUN, beritakita.info— Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Karimun! Di bawah kepemimpinan Bupati Iskandarsyah dan Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole, daerah ini berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dengan tingkat inflasi terendah se-Provinsi Kepulauan Riau pada Juli 2026, sekaligus mengalami penurunan harga atau deflasi secara bulanan.

Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan (y-on-y) Karimun tercatat 2,95 persen, angka yang paling rendah dibandingkan wilayah lain di Kepri. Sebagai perbandingan, Tanjungpinang mencapai 4,62 persen dan Batam sebesar 4,33 persen. Bahkan, angka ini sangat dekat dengan rata-rata inflasi nasional yang tercatat 2,88 persen, membuktikan stabilitas harga di Karimun sangat terjaga.

Prestasi makin lengkap karena pada bulan Juli 2026, Karimun justru mencatatkan deflasi sebesar -0,12 persen. Artinya, harga-harga kebutuhan pokok secara riil mengalami penurunan, yang berarti daya beli masyarakat justru membaik. Sementara itu, inflasi tahun kalender (y-to-d) tercatat terkendali di angka 0,22 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 109,55.

“Alhamdulillah Karimun cukup mampu mengendalikan Inflasi bulan Juli 2026. Kita paling terendah dari Kota Batam dan Tanjungpinang serta Kepri,” ungkap Bupati Karimun Iskandarsyah

Keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pemantauan ketat terhadap rantai pasok barang antar-pulau, serta operasi pasar yang dilakukan secara berkelanjutan. Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran OPD terkait, satuan tugas pangan, serta masyarakat yang terus bersinergi menjaga stabilitas ekonomi daerah.

 “Terimakasih untuk OPD terutama yang terkait dengan tim TPID Kabupaten Karimun, semoga kita bisa tetap semangat untuk terus menjaga stabilitas ekonomi daerah,” ujar Iskandarsyah

Pemantauan intensif terhadap rantai pasok barang dari dan ke Pulau Karimun terus diperketat. Pemerintah berkomitmen akan terus menjaga ritme ini agar momentum pertumbuhan ekonomi semakin kondusif, sejalan dengan semangat mewujudkan masyarakat yang Adil dan Makmur pada Sensus Ekonomi 2026.

Bupati menegaskan akan terus memantau harga-harga komoditas yang rentan naik, serta mendorong peningkatan produksi pertanian dan hortikultura lokal. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah, sehingga harga dapat lebih stabil dan terjangkau.

Dengan harga yang terkendali dan daya beli yang membaik, iklim investasi serta kenyamanan hidup masyarakat di “Bumi Berazam” dipastikan akan semakin baik dan berkelanjutan ke depannya.

 
*Nichita Bella