KARIMUN, beritakita.info— Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karimun resmi memulai tahap pembangunan gedung kantor baru melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Prosesi peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Sekretaris Utama BPS RI, Zulkifli, bersama Bupati Karimun, Iskandarsyah, di Kompleks Perkantoran Pemkab Karimun, Sabtu (8/8/2026) Siang.
PLT Kepala BPS Provinsi Kepulauan Riau, Margaretha Ari Anggorowati mengatakan bahwa Gedung lama yang telah berdiri sejak tahun 2005 dinilai sudah tidak layak digunakan karena mengalami kerusakan seperti penurunan tanah dan retakan bangunan. Revitalisasi ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan pelayanan data yang semakin kompleks, seiring dengan peran strategis Karimun sebagai kawasan perdagangan bebas dan wilayah penyangga ekonomi Batam.
“Gedung yang sebelumnya telah berdiri sejak 2005 mengalami penurunan tanah dan retak-retak, sudah tidak aman lagi untuk ditempati. Diperlukan penanganan menyeluruh agar pelayanan data kepada pemerintah maupun masyarakat dapat berjalan dengan baik dan optimal,” ungkap Margaretha
Margaretha juga melaporkan perkembangan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Karimun yang terus berjalan hingga 31 Agustus 2026.
“Hingga 7 Agustus, pendataan telah mencapai 89,06 persen dari total 90.285 sasaran keluarga dan usaha. Kami berharap dukungan penuh dari Pemkab Karimun dan masyarakat agar pelaksanaan sensus dapat berjalan lancar dan mencapai hasil yang optimal,” ungkapnya.

Sementara, Bupati Karimun Iskandarsyah menjelaskan betapa pentingnya BPS untuk pemerintah dalam setiap pengambilan kebijakan karna memerlukan data yang akurat.
“Data yang akurat adalah fondasi utama dalam setiap kebijakan yang kami ambil. Karimun sendiri telah mencatatkan inflasi terendah se-Kepri pada Juli 2026, dan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama mencapai 6,14 persen. Kami terus mendorong menuju target pertumbuhan 8 persen pada 2029 sesuai arahan Presiden,” ungkap Iskandarsyah
Bupati menegaskan posisi strategis Karimun di Selat Malaka yang dilintasi puluhan ribu kapal besar setiap tahunnya, serta status kawasan perdagangan bebas sejak 2007, harus didukung data yang andal.
“Karimun adalah wilayah strategis di Selat Malaka. Potensi ini harus didukung data yang tepat agar kebijakan pembangunan benar-benar tepat sasaran. Semangat baru harus diikuti semangat kerja yang baru pula,” tambahnya.
Sementara, Sekretaris Utama BPS RI yang hadir langsung dalam acara peletakan batu pertama tersebut, Zulkifli menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Karimun dan menekankan bahwa kolaborasi adalah fondasi utama pembangunan berbasis data. Ia juga menyoroti capaian predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang telah diraih BPS Kabupaten Karimun.
“Predikat WBK bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijaga setiap hari melalui perilaku kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel. Jadikan capaian ini sebagai energi untuk memberikan pelayanan yang semakin baik,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Zulkipli memberikan tiga arahan strategis terkait pembangunan gedung baru:
1. Pembangunan harus profesional dan akuntabel — kualitas, keamanan, dan keselamatan kerja menjadi prioritas, tidak boleh dikorbankan demi mengejar waktu.
2. Gedung menjadi pusat pelayanan yang ramah dan terbuka — mendukung Pelayanan Statistik Terpadu, literasi data, serta konsultasi bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.
3. Revitalisasi gedung harus diikuti revitalisasi cara kerja — gedung baru harus melahirkan semangat, kedisiplinan, dan inovasi baru dalam menghasilkan data berkualitas.
Terkait Sensus Ekonomi 2026, Zulkifli mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung pelaksanaannya.
“Data akurat, kebijakan tepat, ekonomi kuat, kami juga berpesan dengan adanya gedung baru ini, agar seluruh tim BPS Karimun tambah semangat kerjanya dan sebakin baik lagi dalam menyediakan data yang akurat dan terpercaya, sehingga bisa terus berkolaborasi dengan pemerinta,” tutupnya.
Pembangunan gedung baru ini juga diharapkan tidak hanya menghadirkan fasilitas fisik yang lebih baik, tetapi juga melahirkan budaya kerja yang semakin profesional, integritas, dan pelayanan data yang semakin maksimal demi mendukung pertumbuhan ekonomi Karimun dan Indonesia.
*Nichita Bella




