KARIMUN, beritakita.info— Di sudut Kelurahan Tanjung Berlian Kota, Kecamatan Kundur Utara, suasana terasa hangat tak seperti biasa. Di Jalan Berlian, RT 010 RW 005, suara tawa dan tegur sapa bersahut-sahut, diselingi bunyi palu dan gergaji. Puluhan tangan saling bantu, seragam Polri menyatu dengan pakaian warga, bekerja bahu-membahu memperbaiki rumah yang selama ini menjadi tempat bernaung seorang lansia yang hidup sebatang kara.
Ibu R. Zuraida, kini berusia 66 tahun, tinggal sendirian di rumah yang kondisinya lama-lama kian memprihatinkan. Dinding, atap, hingga lantai banyak yang rusak dan tak lagi layak dihuni. Menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, jajaran Polsek Kundur Utara/Barat menjadikan momen kemerdekaan ini bukan sekadar upacara atau perayaan, melainkan aksi nyata berbagi kasih, mengubah rumah tua itu menjadi tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman bagi Ibu Zuraida.

Bukan pekerjaan besar yang dikerjakan sendirian, melainkan kebaikan yang dibagi bersama. Personel Polsek turun langsung ke lokasi, bergandengan tangan dengan warga sekitar. Bahan disusun, bagian yang rusak diperbaiki, semuanya dilakukan dengan semangat gotong royong dan anggaran swadaya yang sederhana namun tulus. Perbaikan dilakukan bertahap, mendahulukan kebutuhan yang paling mendesak, agar Ibu Zuraida dapat segera menempati rumah yang lebih baik.
Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, menyebut kehadiran Polri sejatinya tak sekadar menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberi manfaat nyata di tengah masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat dan kepedulian nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Semangat gotong royong ini menjadi wujud pengabdian dan kepedulian Polri dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Kundur Utara/Barat, AKP Ridwan Shaleh, menambahkan bahwa kemerdekaan sesungguhnya terasa manis ketika diisi dengan kebaikan yang menyentuh langsung kehidupan sesama.

“Kami ingin momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81 ini tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dengan aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Semoga perbaikan rumah ini dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan kebahagiaan bagi Ibu Zuraida,” ujar Kapolsek.
Tak ada anggaran besar atau kemewahan di sini. Yang ada hanyalah ketulusan hati dan semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan utama. Di tengah perayaan kemerdekaan, Ibu Zuraida pun turut merasakan makna merdeka yang sesungguhnya, merdeka dari ketidaknyamanan, merdeka dari kekhawatiran menempati rumah yang rapuh, dan merasakan bahwa ia tidak sendirian, masih banyak saudara yang peduli dan menyayanginya.
Kini, rumah yang dulunya tampak sepi dan rapuh perlahan berubah wajah. Diharapkan, tak hanya bangunannya yang menjadi lebih baik, tetapi juga hati Ibu Zuraida yang ikut terhibur. Semoga kebaikan ini menjadi teladan, bahwa kemerdekaan yang sejati adalah ketika kita saling memerdekakan sesama dari kesulitan, dengan tangan sendiri dan hati yang tulus.
*Nichita Bella




