Selasa, Agustus 25, 2026
BerandaKarimun90 Pengurus PKSB Karimun dilantik, Nasihat Datuak Rajo Marah Menjadi Atensi
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

90 Pengurus PKSB Karimun dilantik, Nasihat Datuak Rajo Marah Menjadi Atensi

Karimun, beritakita.info-Gedung PKSB Teluk Air Padas, Kabupaten Karimun, berubah menjadi pusat kebersamaan penuh makna pada Senin malam (24/8/2026). Bertepatan dengan suasana bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, Persatuan Keluarga Sumatera Barat (PKSB) Kabupaten Karimun resmi melantik pengurus baru periode 2026–2030. Prosesi sakral ini dihadiri Bupati Karimun Iskandarsyah, Gubernur Kepri periode 2016–2021 Nurdin Basirun yang diberi gelar Datuak Alam Sati, Ketua Dewan Penasehat PKSB, Ninik Mamak, serta ratusan keluarga besar masyarakat Sumatera Barat di Karimun.

Suasana dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan Dewan Penasehat, dilanjutkan pengambilan sumpah janji oleh Ketua Dewan Penasehat, pembacaan naskah pelantikan, hingga penandatanganan berita acara yang disaksikan langsung oleh Bupati Karimun dan Ketua Persatuan Keluarga Tanah Datar. Rangkaian ditutup dengan penyerahan petaka yang merupakan simbol tongkat estafet kepemimpinan. Sekitar 90 pengurus dari 9 kabupaten/kota se-Karimun resmi dilantik dalam momen penuh kehangatan ini.

Terpilih sebagai Ketua, Indrawarman Fokuskan Jaga Persatuan

Ketua PKSB Kabupaten Karimun periode 2026–2030, Indrawarman, menyampaikan bahwa langkah pertama pengurus baru adalah menyusun program kerja secepatnya.

“Satu minggu ke depan kami akan menggelar rapat kerja untuk membahas program-program kerja ke depan demi kemajuan PKSB. Kami akan tetap menjaga kondusivitas, menjalin hubungan baik dengan seluruh suku dan masyarakat di Karimun, bekerja sama untuk menjaga persatuan dan kesatuan agar Karimun tetap aman, damai, dan berkembang,” ujarnya.

Indrawarman mengatakan bahwa pihaknya juga akan terus berkomitmen memperkuat kaderisasi.

“Menjadi masyarakat suku terbanyak ketiga di Karimun bukan sekadar fakta, tapi tanggung jawab. Kami akan menyusun langkah-langkah terukur, merangkul seluruh elemen masyarakat, dan mewujudkan harapan Dewan Penasehat agar semuanya terakomodir dan berjalan bersama,”

“Marilah kita jaga persatuan, baik sesama warga PKSB maupun dengan seluruh masyarakat Karimun. Tingkatkan tali persaudaraan, karena di sinilah kita tinggal, berusaha, dan membangun masa depan,” pesannya.

 
Bustami, Datuak Rajo Marah: 30 Ribu Orang Minang di Karimun, Siapkan Kader Hingga ke DPRD

Dewan Penasehat PKSB, Bustami, Datuak Rajo Marah, menyampaikan pesan yang menyentuh sekaligus menantang. Dengan lebih dari 30 ribu warga Sumatera Barat di Karimun yang menjadikannya suku ketiga terbesar setelah Melayu dan Jawa, ia sayangkan belum ada perwakilan di lembaga legislatif.

“Kita orang Minang di Karimun jumlahnya lebih dari 30 ribu, tapi sayang belum ada satu pun yang duduk di DPRD. Ini yang harus kita perbaiki. Saya minta pengurus baru mengkoordinasikan anak-anak kita, menyiapkan kader yang berkualitas, agar pada pemilu 2030 nanti kita bisa memiliki wakil yang memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ungkap Datuak Rajo Marah.

Ia juga mengingatkan agar tidak mudah tergiur iming-iming sesaat pada saat pemilihan umum mendatang.

“Jangan lagi terima uang yang membuat rasa bangga kita luntur. Dulu ada yang menerima 500 ribu, lalu diam selama 5 tahun, itu kerugian besar. Kita tumbuhkan rasa percaya diri, semangat, dan kemandirian. Karimun ini harus kondusif, karena di sinilah kita berdagang, berusaha, dan hidup. Kalau Karimun aman, orang luar akan datang, ekonomi tumbuh, dan kita semua makmur,” pungkas Datuak Rajo Marah

Nurdin Basirun: Dengarkan Nasihat Orang Tua, Bangun Karimun dengan Semangat

Mantan Gubernur Kepri sekaligus tokoh masyarakat, Nurdin Basirun (Datuk Alam Sati), mengapresiasi momen pelantikan yang bertepatan dengan bulan Maulid Nabi.

“Ini momen yang sangat berarti, dilaksanakan di bulan yang penuh berkah. Nasehat dari Datuk Rajo Marah tadi harus didengar dan dilaksanakan, bukan sekadar disimak. Menyiapkan kader hingga ke DPRD adalah langkah yang sangat tepat dan harus diwujudkan,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Datuak Alam Sati mengenang perjalanan masyarakat Minang di Karimun dari masa lalu hingga kini.

“Dulu di tahun 60-an belum banyak orang kita di sini, dari kondisi yang sangat terbatas Alhamdulillah kini kita tumbuh dan berkembang. Semangat itu yang harus terus dijaga. Hidup tanpa semangat sama saja belum ajal sudah berakhir. Orang Minang dikenal sebagai masyarakat pejuang, pekerja keras, dan tidak mudah menyerah, semangat inilah yang harus kita bawa membangun Karimun,”

Nurdin juga menyampaikan harapan khusus kepada Bupati Iskandarsyah untuk masyarakat Persatuan Keluarga Sumatera Barat.

“Kami berharap hutan dan lahan yang ada dapat dikelola bersama masyarakat, termasuk warga Sumatera Barat, agar kita bisa berkontribusi lebih besar lagi membangun Karimun. Mari kita berkolaborasi, bekerja keras, dan saling mendukung,” pungkas Nurdin

Bupati Iskandarsyah: Persatuan adalah Kekuatan, Karimun Kuat Maka NKRI Kuat

Bupati Karimun Iskandarsyah, menyambut pelantikan ini dengan bangga dan penuh harapan.

“Bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW, semoga pelantikan ini mendapatkan keberkahan Allah SWT. Semoga Indrawarman dan seluruh pengurus mampu membawa PKSB bermanfaat tidak hanya bagi masyarakat Sumatera Barat, tetapi bagi seluruh warga Karimun,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, menurutnya peran organisasi masyarakat sangatlah vital.

“Pemerintah tidak akan mampu membangun Karimun sendirian. Selama ini PKSB dan organisasi di bawahnya sudah banyak berkontribusi baik itu sebagai PNS, pedagang, pengusaha, tenaga pendidik. Saya bangga banyak guru saya dulu berasal dari Sumatera Barat, tanpa mereka mungkin saya tidak akan seperti sekarang,” ungkap Iskandarsyah

Ia juga memaparkan visi pembangunan Karimun yang berbasis kemakmuran dan keamanan di perbatasan.

“Kami akan berupaya membangun infrastruktur, pelabuhan, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mendatangkan investasi. Namun yang paling penting yakni kita jaga rasa aman dan persatuan. Karimun berada di jalur strategis Selat Malaka. Menjaga perbatasan bukan hanya dengan keamanan, tapi juga dengan kemakmuran — industri, perdagangan, dan lapangan kerja. Kalau Karimun kuat, maka NKRI juga kuat. Mari kita jaga bersama,” katanya

Bupati juga menyampaikan kabar gembira terkait peluang ekonomi yakni rencana pembangunan pabrik pakan ayam dan pengelolaan gudang Bulog yang akan membuka peluang pasar bagi hasil pertanian masyarakat Karimun.

“Karimun negeri yang kaya. Mari kita buka pintu selebar-lebarnya, bersatu, bekerja keras, dan insya Allah Allah akan membuka jalan bagi kita semua,” pungkas Bupati

Petaka Berpindah, Harapan Terus Menyala

Di akhir acara, petaka berpindah tangan dari Dewan Penasehat ke ketua yang baru. Simbol sederhana namun sarat makna, amanat adat, kepercayaan masyarakat, dan tanggung jawab menjaga persatuan kini berada di pundak generasi penerus.

Dengan semangat bulan kelahiran Nabi, 90 pengurus baru PKSB Karimun melangkah tidak sendirian, tapi bersama ribuan keluarga, didukung nasihat para tetua, dan beriringan dengan pemerintah daerah. Karena di Karimun, persatuan bukan sekadar kata, ia adalah jalan menuju kemakmuran.

 *Nichita Bella