Karimun, beeitakita.info— Ada yang berbeda dalam pelantikan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Karimun periode 2026–2030. Jika biasanya pelantikan digelar di atas podium, kali ini seluruh jajaran pengurus justru dikukuhkan di atas ring tinju.
Pelantikan berlangsung di halaman Melaka Kopi, Sabtu (26/9/2026) sore, dipimpin langsung Sekretaris PERTINA Kepulauan Riau, Rio Nando Butar-Butar.

Tak sekadar seremoni organisasi, momentum tersebut langsung disandingkan dengan Melaka Cafe Boxing Championship/Sabuk Melaka Kopi 2026. Kejuaraan ini menjadi langkah awal kepengurusan baru PERTINA Karimun dalam menghidupkan kembali kompetisi sekaligus memperluas ruang pembinaan bagi atlet tinju di daerah.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Karimun Ing Iskandarsyah, unsur perwakilan FKPD, pimpinan OPD, Direktur Utama PT BPR Tuah Karimun Siska Naritasari, Ketua Umum DPP Kerukunan Pemuda Karimun (KPK) Mardana Surya Karma, serta jajaran insan olahraga dan masyarakat.

Ketua Pengkab PERTINA Karimun periode 2026–2030, Andi Acok, mengatakan pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian atau pengukuhan kepengurusan, melainkan awal dari amanah besar untuk membangun pembinaan tinju yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“Hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi awal dari sebuah amanah dan tanggung jawab besar untuk membawa pembinaan olahraga tinju di Kabupaten Karimun menjadi organisasi yang semakin solid, aktif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan olahraga tinju di Kabupaten Karimun dan Bumi Berazam,” ujar Andi Acok.
Menurut Andi, upaya melahirkan atlet berprestasi tidak bisa hanya dibebankan kepada pengurus PERTINA. Diperlukan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, KONI, Pengprov PERTINA, sasana, pelatih, orang tua atlet, masyarakat hingga dunia usaha.
Ia juga menilai olahraga tinju memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Selain kemampuan fisik, para atlet dituntut memiliki kedisiplinan, keberanian, ketangguhan serta menjunjung tinggi sportivitas.

Andi pun mengingatkan para atlet agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan dalam setiap pertandingan. Menurutnya, setiap laga harus dimanfaatkan sebagai proses untuk meningkatkan kemampuan, membangun mental bertanding dan menambah pengalaman sebelum melangkah ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
“Melalui Boxing Championship Sabuk Melaka Kopi 2026, PERTINA Karimun berharap lahir semakin banyak bibit petinju potensial yang dapat berkembang dan membawa nama Karimun ke level Provinsi Kepulauan Riau hingga nasional,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari pelatih, orang tua atlet, panitia, wasit, juri, sponsor hingga pihak lainnya. Apresiasi khusus disampaikan kepada Owner Melaka Kopi Hendri beserta jajaran dan Siono alias Ahwan yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kejuaraan.
Kepada jajaran pengurus yang baru dilantik, Andi mengajak seluruhnya menjaga kekompakan dan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi.
“Kepada seluruh pengurus PERTINA Kabupaten Karimun periode 2026–2030, mari kita jalankan amanah ini dengan kebersamaan. Tidak ada satu pun orang yang lebih penting dari organisasi. Yang utama adalah bagaimana kita bekerja bersama untuk kemajuan PERTINA dan prestasi atlet-atlet kita,” tegasnya.
Sekretaris PERTINA Kepulauan Riau, Rio Nando Butar-Butar, memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru PERTINA Karimun. Menurut Rio, PERTINA Karimun menjadi salah satu kepengurusan yang kembali aktif di Provinsi Kepulauan Riau setelah Batam dan Natuna.
Ia menyebut Kota Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Riau hingga kini belum kembali memiliki kepengurusan PERTINA setelah mengalami kevakuman sejak 2009.
“Selamat dan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Andi Acok beserta seluruh jajaran pengurus baru yang telah dilantik. Jajaran pengurus telah intensif membangun komunikasi dan koordinasi lintas sektor demi memajukan organisasi,” kata Rio.
Rio juga menilai keputusan pengurus PERTINA Karimun menggelar kejuaraan pada hari yang sama dengan pelantikan menunjukkan bahwa kepengurusan baru tidak ingin berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, kejuaraan tersebut menjadi bukti awal adanya orientasi kerja dan komitmen terhadap pembinaan atlet.
“Kerja nyata kepengurusan langsung dibuktikan dengan digelarnya event kejuaraan pada hari pelantikan. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik untuk melahirkan prestasi-prestasi gemilang di dunia tinju,” ujarnya.
Pelantikan di atas ring yang kemudian dilanjutkan dengan pertandingan menjadi penanda dimulainya periode baru PERTINA Karimun 2026–2030. Dari ring Melaka Kopi, kepengurusan di bawah kepemimpinan Andi Acok mulai menatap agenda pembinaan yang lebih luas, dengan harapan semakin banyak petinju muda Karimun mendapatkan kesempatan berlatih, bertanding dan berkembang hingga mampu mengharumkan nama Bumi Berazam di tingkat provinsi maupun nasional.
*Nichita Bella









