Minggu, Oktober 18, 2026
BerandaKarimunDari Stan Sederhana hingga Panggung Dakwah, Rohis Expo V Nyalakan Semangat Pelajar...
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Dari Stan Sederhana hingga Panggung Dakwah, Rohis Expo V Nyalakan Semangat Pelajar Karimun

KARIMUN, beritakita.info – Di atas lapak berukuran 3×3 meter, para pelajar itu menyusun karya, menata hiasan, dan mempersiapkan berbagai hal untuk memperkenalkan kegiatan Rohani Islam (Rohis) dari sekolah masing-masing. Meski ruang yang tersedia terbatas, semangat mereka justru terlihat begitu besar.

Di sudut lain pelataran Masjid Agung Karimun, lantunan nasyid terdengar, sementara peserta lainnya bersiap menyampaikan dakwah melalui lomba ceramah agama. Ada pula yang menuangkan gagasan lewat video dokumenter, majalah dinding, hingga karya tulis ilmiah.

Sabtu (17/10/2026) itu, pelataran Masjid Agung Karimun menjadi ruang pertemuan kreativitas dan semangat keislaman ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Karimun. Mereka hadir dalam Rohis Expo ke-V, sebuah ajang yang kembali digelar setelah sempat terhenti selama beberapa tahun.

Bagi para peserta, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan untuk memperebutkan piala. Ada kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, bertemu teman-teman baru, bertukar pengalaman, sekaligus membuktikan bahwa masa muda dapat diisi dengan aktivitas yang produktif dan bermakna.

Di balik kemeriahan itu, tersimpan harapan besar agar generasi muda Karimun tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, berprestasi, berakhlak, serta mampu menghadapi tantangan zaman.

Setelah Vakum, Kembali Membuka Ruang Kreativitas

Rohis Expo digagas oleh Komunitas Peduli Pemuda Muslim Shalih Cendekia (KPPM Shadik) Kabupaten Karimun. Kegiatan yang dirancang sebagai agenda dua tahunan ini terakhir kali dilaksanakan pada 2019 sebelum akhirnya kembali terlaksana pada 2026.

Ketua Umum KPPM Shadik Kabupaten Karimun, Maswan Amin, mengatakan penyelenggaraan Rohis Expo kali ini menjadi momentum untuk kembali menghadirkan ruang kreativitas dan pembinaan bagi pelajar muslim.

“Rohis ini kelima kali kita gelar, di mana dua tahun sekali dilaksanakan, tapi sempat terhenti. Dan terakhir itu di 2019 dan hari ini baru bisa kita laksanakan kembali,” ujar Maswan di sela kegiatan, Sabtu siang.

Antusiasme pelajar menjadi salah satu hal yang menggembirakan bagi panitia. Sebanyak 15 sekolah dari berbagai wilayah Kabupaten Karimun, termasuk kawasan pulau-pulau di sekitarnya, mengirimkan kontingen untuk berpartisipasi.

Kehadiran peserta dari berbagai wilayah tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan terhadap ruang pengembangan minat, bakat, dan karakter generasi muda tidak hanya berada di pusat perkotaan. Pelajar di wilayah kepulauan pun memiliki semangat dan potensi yang sama untuk berkembang.

Bagi Maswan, Rohis Expo bukan hanya tentang kompetisi, melainkan juga upaya mengarahkan energi generasi muda pada kegiatan yang membawa manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan.

“Tujuannya adalah mewadahi kreativitas, minat, dan bakat anak-anak kita dengan kegiatan positif, di samping membentengi agar punya kegiatan bermanfaat dan tidak terpengaruh dengan narkoba dan kenakalan remaja lainnya,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, pelajar diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga mengembangkan kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, berpikir kreatif, dan bertanggung jawab.

Keterbatasan Ruang Tak Memadamkan Semangat

Semangat tersebut terlihat dari beragam perlombaan yang diselenggarakan, mulai dari nasyid, video dokumenter Rohis, majalah dinding dua dimensi, stan Rohis, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), hingga dai atau ceramah agama.

Setiap perlombaan menghadirkan tantangan yang berbeda. Melalui nasyid, peserta menyampaikan pesan kebaikan lewat seni. Lewat video dokumenter dan karya tulis ilmiah, mereka belajar menyusun gagasan, mengolah informasi, dan menyampaikan pesan secara kreatif.

Sementara itu, stan Rohis dan majalah dinding menjadi ruang bagi pelajar untuk memperlihatkan identitas, program, serta kreativitas organisasi keislaman di sekolah masing-masing.

Di tengah keterbatasan luas area kegiatan, para peserta tetap berusaha memberikan penampilan terbaik. Lapak sederhana yang mereka tempati menjadi bukti bahwa kreativitas tidak selalu membutuhkan fasilitas yang besar.

Maswan mengapresiasi kesungguhan para pelajar dalam mempersiapkan setiap perlombaan, terutama ketika menata stan Rohis.

“Antusias anak kita sangat besar, tinggal bagaimana cara kami mengemas kegiatan ini. Contohnya di stan Rohis, anak-anak begitu semangat mempersiapkan semuanya walaupun dengan lapak yang hanya 3×3 meter. Tapi mereka tetap semangat,” tambahnya.

Proses mempersiapkan stan, membagi tugas, menyusun materi, hingga menyajikan hasil karya menjadi pengalaman pembelajaran tersendiri. Mereka tidak hanya belajar untuk menang, tetapi juga memahami arti kerja sama dan tanggung jawab.

Panitia pun menyiapkan piala, sertifikat penghargaan, serta uang pembinaan dengan total mencapai jutaan rupiah bagi para pemenang di setiap cabang perlombaan.

Namun, lebih dari sekadar hadiah, pengalaman mengikuti kegiatan dan keberanian menampilkan kemampuan di hadapan publik menjadi bekal berharga bagi para pelajar.

Pemerintah Apresiasi Pembentukan Karakter Islami

Kegiatan Rohis Expo V turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Karimun. Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Sularno, menilai kegiatan yang melibatkan pelajar tersebut memiliki peran dalam membentuk karakter generasi muda yang Islami.

Menurutnya, generasi muda merupakan kelompok yang nantinya akan mengambil peran penting dalam menggerakkan pembangunan. Karena itu, masa muda perlu dimanfaatkan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan mengikuti kegiatan positif.

“Pemerintah daerah mengapresiasi karena kegiatan ini bisa membantu membentuk karakter generasi muda yang Islami,” ujar Sularno.

Ia mengingatkan para pelajar agar tidak menyia-nyiakan kesempatan pada usia muda. Waktu yang dimiliki saat ini, menurutnya, perlu digunakan untuk menimba ilmu dan membangun kebiasaan baik sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Generasi muda nantinya sebagai penggerak. Mari manfaatkan usia muda dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai nanti menyesal di usia tua. Isilah dengan kegiatan positif dan terus belajar, karena usia tidak akan kembali,” pesannya.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat yang ingin dibangun melalui Rohis Expo. Pembinaan generasi muda tidak cukup hanya dengan memberikan ruang untuk berkompetisi, tetapi juga perlu mendorong mereka memiliki nilai, sikap, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola pergaulan, kegiatan yang mempertemukan pelajar dalam lingkungan positif menjadi salah satu sarana untuk memperkuat karakter sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.

Menyiapkan Generasi Berprestasi Menuju Indonesia Emas 2045

Apresiasi serupa disampaikan Staf Khusus Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Keagamaan Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun. Ia mengaku bangga melihat kreativitas yang ditunjukkan para pelajar melalui kegiatan tersebut.

Menurutnya, Rohis Expo mencerminkan partisipasi masyarakat dalam membangun daerah. Kegiatan pembinaan generasi muda seperti ini dinilai penting karena para pelajar yang hadir saat ini merupakan calon penerus kepemimpinan pada masa mendatang.

“Tentunya saya selaku yang diundang sangat berbangga dengan kreativitas yang dilakukan. Ini salah satu bentuk peran serta masyarakat yang merasa bertanggung jawab bersama-sama membangun Karimun dan Kepri,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia akan menghadapi momentum Indonesia Emas 2045. Generasi muda yang saat ini duduk di bangku sekolah akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan dan kepemimpinan bangsa.

“Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan ini mereka bisa termotivasi dan terdorong. Saya yakin dan percaya anak-anak Kepri, khususnya Karimun, merupakan generasi yang berprestasi,” katanya.

Namun, menurut Nurdin, bekal generasi muda tidak cukup hanya berupa ilmu pengetahuan. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, pelajar juga perlu memiliki fondasi moral dan keagamaan yang kuat.

Terlebih, Kepulauan Riau dan Kabupaten Karimun berada di wilayah perbatasan yang memiliki keterbukaan interaksi dengan berbagai lingkungan dan budaya. Kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda untuk terus belajar, beradaptasi, dan mempertahankan nilai-nilai luhur.

Ia menilai nilai-nilai agama dan Pancasila, khususnya sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, perlu menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

Menurutnya, fondasi agama yang kuat dapat menjadi bekal dalam menumbuhkan kejujuran, tanggung jawab, kepedulian terhadap masyarakat, serta kemampuan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.

Dengan bekal tersebut, generasi muda diharapkan tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang unggul secara akademis, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial ketika kelak mendapat amanah sebagai pemimpin.

Lebih dari Sekadar Ajang Perlombaan

Rohis Expo V menjadi pengingat bahwa potensi generasi muda dapat tumbuh ketika mereka memperoleh ruang untuk berekspresi, berkolaborasi, dan menunjukkan kemampuan. Di pelataran Masjid Agung Karimun, ruang itu hadir melalui stan sederhana, karya kreatif, lantunan nasyid, dan pesan-pesan dakwah yang disampaikan para pelajar.

Kegiatan yang sempat terhenti selama bertahun-tahun ini kembali membuka kesempatan bagi pelajar untuk membangun pengalaman, memperluas pergaulan yang sehat, serta mengembangkan potensi dalam suasana yang positif.

Bagi penyelenggara, pemerintah, dan masyarakat, tantangan berikutnya adalah memastikan semangat tersebut tidak berhenti setelah perlombaan usai. Pembinaan karakter, pengembangan kreativitas, dan pendampingan generasi muda membutuhkan perhatian serta kesinambungan.

Sebab, generasi yang akan membawa Karimun dan Kepulauan Riau menuju masa depan bukan hanya mereka yang memiliki kecerdasan dan prestasi, melainkan juga mereka yang menjunjung nilai-nilai kebaikan, berani berkarya, dan mampu memikul tanggung jawab.

Dari stan berukuran 3×3 meter hingga panggung dakwah, Rohis Expo V memperlihatkan bahwa langkah besar menuju masa depan dapat berawal dari ruang sederhana, selama ada semangat untuk belajar, berkarya, dan tumbuh menjadi generasi yang lebih baik.

*Nichita Bella