Rabu, November 4, 2026
BerandaKarimunSempat Diwarnai Polemik, Panjat Tebing Karimun Akhirnya Persembahkan Emas, Kontingen Tambah 10...
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Sempat Diwarnai Polemik, Panjat Tebing Karimun Akhirnya Persembahkan Emas, Kontingen Tambah 10 Medali di Porprov Kepri VI

Tanjung Pinang, beritakita.info – Perjuangan atlet Kabupaten Karimun di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) VI 2026 terus membuahkan hasil. Di tengah ketatnya persaingan olahraga tingkat provinsi, kontingen Karimun kembali menunjukkan taringnya dengan menambah 10 medali pada Selasa (3/11/2026).

Namun, ada satu pencapaian yang terasa istimewa. Medali emas datang dari cabang olahraga (cabor) panjat tebing, cabang yang sebelumnya sempat diwarnai polemik hingga pertandingan dinyatakan batal sebelum akhirnya kembali dipertandingkan.

Seolah menjawab segala ketidakpastian yang sempat terjadi, atlet panjat tebing Karimun justru langsung menorehkan prestasi pada hari pertama pertandingan. Mereka sukses merebut medali emas dari nomor lead tim mix.

Pencapaian-pencapaian tersebut bukan sekadar tambahan medali bagi kontingen Karimun. Lebih dari itu, emas panjat tebing menjadi gambaran semangat juang atlet yang tetap terjaga meski sebelumnya harus menghadapi situasi yang tidak mudah.

Kembalinya cabor panjat tebing ke arena pertandingan pun menjadi kesempatan yang dimanfaatkan dengan baik oleh atlet Karimun untuk membuktikan kemampuan mereka.

Ketua KONI Kabupaten Karimun, Sri Rezeki, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet yang terus berusaha memberikan hasil terbaik bagi daerah.

“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang sudah memberikan hasil terbaik untuk Karimun. Ini menjadi semangat bagi kita semua, terutama atlet yang masih akan bertanding,” ujarnya.

Menurut Sri Rezeki, keberhasilan para atlet menambah perolehan medali merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta semangat dalam menghadapi setiap pertandingan.

Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap keberhasilan atlet panjat tebing yang mampu mempersembahkan medali emas setelah cabang olahraga tersebut kembali dipertandingkan.

Gulat Sumbang Tujuh Medali

Tak hanya dari panjat tebing, tambahan medali Karimun juga datang dari perjuangan para atlet di sejumlah cabang olahraga lainnya.

Cabang olahraga gulat menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak dengan total tujuh medali dari nomor gaya freestyle.

Empat medali perak masing-masing diraih Arbeno, Dennis, Syifa, dan Alvino. Sementara tiga medali perunggu disumbangkan Tito, Sarip, dan Hafidz.

Sumbangan berikutnya datang dari cabang olahraga sepak takraw. Tim beregu putra Karimun berhasil mengamankan satu medali perak setelah melewati persaingan dengan kontingen daerah lainnya.

Sementara dari cabang olahraga tenis lapangan, satu medali perak berhasil diraih melalui nomor beregu putra.

Dengan tambahan tersebut, total 10 medali yang diraih Karimun pada pembaruan Selasa (3/11/2026) terdiri dari satu emas, tiga perak, dan enam perunggu.

Jangan Cepat Puas, Perjuangan Belum Selesai

Bagi KONI Karimun, tambahan medali ini menjadi suntikan motivasi bagi seluruh atlet yang masih harus melanjutkan perjuangan di arena Porprov Kepri VI 2026

Sri Rezeki mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri dengan capaian sementara. Ia meminta seluruh kontingen tetap menjaga fokus, kondisi fisik, kekompakan, dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Jangan cepat berpuas diri. Tetap semangat, berikan kemampuan terbaik dan berjuang sampai pertandingan selesai. Kami berharap Karimun bisa terus menambah medali dan mencapai target yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan kontingen Karimun belum berakhir. Setiap pertandingan masih menyimpan peluang untuk menambah pundi-pundi medali dan memperbaiki posisi dalam klasemen sementara.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh atlet, Kabupaten Karimun terus berupaya bersaing dalam perebutan posisi tiga besar Porprov Kepri VI 2026.

Emas dari panjat tebing menjadi salah satu bukti bahwa semangat juang tidak mudah dipatahkan oleh keadaan. Kini, harapan berikutnya tertuju kepada para atlet yang masih berjuang, membawa nama Karimun dan berusaha mengukir prestasi terbaik di panggung olahraga Provinsi Kepulauan Riau.

*Nichita Bella