KARIMUN, beritakita.info– Perjuangan kontingen Kabupaten Karimun di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) VI 2026 semakin menunjukkan hasil membanggakan. Semangat para atlet untuk mengharumkan nama daerah kembali dibuktikan dengan tambahan 36 medali dalam pertandingan yang berlangsung Jumat (6/11/2026).
Tak tanggung-tanggung, dari tambahan tersebut, 11 di antaranya merupakan medali emas. Sementara tujuh medali perak dan 18 perunggu turut memperkuat posisi Karimun dalam persaingan klasemen sementara pesta olahraga terbesar di Provinsi Kepulauan Riau tersebut.
Prestasi ini bukan sekadar tambahan angka dalam daftar perolehan medali. Di balik setiap medali, ada perjuangan, latihan panjang, disiplin, serta tekad para atlet untuk memberikan hasil terbaik bagi daerah yang mereka wakili.
Cabang olahraga tenis lapangan menjadi salah satu lumbung medali emas bagi Karimun. Dari arena pertandingan ini, atlet-atlet Karimun berhasil menyumbangkan empat emas, satu perak, dan tiga perunggu.
Empat medali emas masing-masing diraih Tania dan Natasya pada nomor ganda putri, Natasya pada nomor tunggal putri, pasangan Ganda dan Tania pada nomor ganda campuran, serta Deni pada nomor tunggal putra.
Sementara medali perak diraih Yogi dan Putra dari nomor ganda putra. Tiga medali perunggu lainnya disumbangkan Ibnu pada tunggal putra, Nadhira pada tunggal putri, serta pasangan Nadhira dan Nadhiva pada ganda putri.
Kabar menggembirakan juga datang dari arena panjat tebing. Atlet-atlet Karimun sukses membawa pulang tiga medali emas melalui nomor speed tim campuran yang diperkuat Ari dan Cinta, speed tim putri oleh Thasya, Syakila, dan Syalaisyah, serta speed tim putra yang diperkuat Nazirul, Eka, dan Ari.
Sementara dari cabang olahraga karate, kontingen Karimun mengoleksi tujuh medali, terdiri dari satu emas, tiga perak, dan tiga perunggu.
Medali emas dipersembahkan Golkar pada nomor kumite kelas 67 kilogram. Tiga medali perak masing-masing diraih Tesa pada kumite kelas di atas 68 kilogram putri, Annisa Rusli pada kelas 55 kilogram putri, serta tim kumite beregu putri.
Adapun tiga medali perunggu disumbangkan Khairani, Ricko, dan tim kumite beregu putra.
Kontribusi besar juga diberikan cabang olahraga savate. Dengan total 11 medali, terdiri dari dua emas, satu perak, dan delapan perunggu, savate menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak bagi kontingen Karimun
Dua medali emas dipersembahkan Dwi Irrayanti pada kelas senior putri assault 52-56 kilogram dan Tiara Fitria Darmawan pada kelas senior putri assault 56-60 kilogram.
Satu medali perak diraih Angelina Tjokroatmodjo pada kelas senior putri assault di bawah 48 kilogram. Sementara delapan medali perunggu masing-masing disumbangkan Deviana Moza Tiara, Langgeng Hidayat, Miko, Rizky Perdana, Welly Siswanto, Raditya Putra Abirama, Muhammad Hailkal, dan Ahmad Fahri.
Dari arena pencak silat, Karimun turut menambah empat medali perunggu. Masing-masing diraih Zidan pada kelas D, Tengku pada kelas C, Derli pada nomor seni tunggal putra, serta Nur Fadly pada kelas E putra.
Peluang menambah medali dari cabang ini masih terbuka. Atlet Suci Ramadhani berhasil menembus babak final nomor seni tunggal putri dan berpeluang mempersembahkan prestasi tambahan bagi Karimun.
Sumbangan medali lainnya datang dari cabang panahan melalui Anggi yang meraih perak pada divisi recurve. Tim beregu putra judo juga berhasil mempersembahkan satu medali perak, sementara cabang sepak takraw menambah satu medali emas melalui tim putra.
KONI Apresiasi Perjuangan Atlet
Di balik capaian tersebut, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karimun, Sri Rezeki, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama daerah.
Menurutnya, tambahan medali tersebut merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta persiapan yang dilakukan atlet bersama para pelatih sebelum berlaga di Porprov Kepri VI 2026.
“Kami dari KONI Karimun mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh atlet yang sudah berjuang serta memberikan hasil terbaik. Ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Karimun,” ujarnya.
Sri Rezeki menilai pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa atlet-atlet Karimun memiliki semangat juang dan kemampuan untuk bersaing dengan kontingen kabupaten dan kota lainnya di Kepulauan Riau.
Meski demikian, ia mengingatkan seluruh atlet agar tidak cepat berpuas diri. Pasalnya, perjuangan belum berakhir dan masih ada sejumlah pertandingan yang harus diselesaikan.
“Terus semangat dan jangan pernah menyerah. Bagi atlet yang masih bertanding, tetap fokus dan berjuang untuk mendapatkan hasil terbaik. Namun, yang paling penting adalah selalu menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, serta menjaga nama baik Kabupaten Karimun,” pesannya.
Ia berharap kekompakan dan semangat seluruh atlet tetap terjaga hingga berakhirnya kompetisi. Dengan demikian, kontingen Karimun dapat meraih hasil maksimal dan mencapai target prestasi yang telah diharapkan.
Koleksi 114 Medali, Karimun Bidik Tiga Besar
Tambahan 36 medali pada Jumat (6/11/2026) semakin mempertebal perolehan medali kontingen Karimun.
Berdasarkan akumulasi hasil pertandingan hingga hari tersebut, Karimun telah mengoleksi 114 medali, terdiri dari 26 emas, 35 perak, dan 53 perunggu.
Capaian ini menjadi modal penting bagi Kabupaten Karimun untuk terus bersaing dalam perebutan posisi tiga besar klasemen sementara Porprov Kepri VI 2026.
Dengan masih adanya sejumlah cabang olahraga dan atlet yang belum menyelesaikan pertandingan, peluang Karimun untuk kembali menambah koleksi medali masih terbuka.
Kini, harapan masyarakat Karimun tertuju kepada para atlet yang masih berjuang di arena pertandingan. Setiap langkah, keringat, dan perjuangan mereka menjadi bagian dari upaya mengharumkan nama daerah.
Bagi kontingen Karimun, perjuangan belum selesai. Target prestasi terbaik masih terus dikejar hingga pertandingan terakhir Porprov Kepri VI 2026 berakhir.
*Nichita Bella







