Karimun, beritakita.info– Semangat melayani semakin dekat ke masyarakat. Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Karimun menggelar Roadshow Harmoni Pelayanan Publik sekaligus Talkshow “NGOPI — Ngobrol Perihal Izin dan Investasi” bertema Solusi Digital Pembayaran Pajak Daerah, di Padimas Food Court, Selasa (8/9/2026) siang.
Kegiatan yang juga menjadi rangkaian program “Si Jempol Paten” Siap Jemput Bola Pelayanan PBB-P2 Tanpa Penat ini resmi dibuka langsung oleh Bupati Karimun, Iskandarsyah.
Hadir memeriahkan acara jajaran pimpinan mitra kerja, antara lain perwakilan Bank Riau Kepri, Kepala Dinas PTSP, pihak UPT Samsat Karimun, serta para wajib pajak yang antusias hadir berdiskusi dan berkonsultasi.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Karimun, Kamarulazi, menjelaskan tujuan diselenggarakannya roadshow ini adalah untuk mempererat sinergi sekaligus mensosialisasikan kemudahan pembayaran pajak daerah secara digital kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Tujuan kita gelar roadshow ini adalah untuk mensinergikan dan berkolaborasi bersama mitra kerja kami, khususnya Bank Riau Kepri, kami ingin mensosialisasikan pelayanan pembayaran pajak daerah melalui bentuk digitalisasi. Nantinya, kegiatan serupa juga akan kami gelar di beberapa tempat lain, termasuk wilayah Tanjung Batu dan Moro. Terima kasih juga kami sampaikan kepada mitra kami, para wajib pajak beserta perwakilannya yang telah hadir hari ini,” ujar Kamarulazi.

Program “Si Jempol Paten” menghadirkan pelayanan jemput bola secara lengkap, mulai dari pembayaran, informasi, hingga konsultasi PBB-P2, digelar di berbagai lokasi strategis agar lebih mudah dijangkau warga. Bersama digelar pelayanan perizinan usaha maupun non-usaha bekerja sama dengan DPMPTSP, serta dukungan BRK Syariah dan UPT Samsat Karimun.

Jadwal lengkap Roadshow Pelayanan PBB-P2:
- 08 – 10 September 2026 Padi Mas Mart
- 16 – 17 September 2026 Anggrek Mas Mart
- 23 – 24 September 2026 Mampir Mart
- 09 – 10 Oktober 2026 Pasar Puan Maimun
Selain pembayaran langsung di lokasi, kini pembayaran juga semakin praktis, aman, dan cepat melalui pemindaian kode QRIS — tanpa uang tunai, bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Warga yang melunasi kewajiban pajak tepat waktu juga berkesempatan mendapatkan souvenir menarik sebagai apresiasi atas kepatuhan mereka.

Dalam sambutannya, Bupati Karimun Iskandarsyah menyambut baik terobosan kreatif dan inovasi yang dijalankan BAPENDA bersama mitra kerja. Ia menekankan pentingnya masyarakat memahami makna sebenarnya dari pajak dan retribusi daerah bahwa setiap rupiah yang disetor akan kembali digunakan untuk pembangunan dan kemaslahatan bersama.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Karimun sangat menyambut baik inovasi dan kreativitas rekan-rekan di Organisasi Perangkat Daerah yang berkolaborasi dengan BRK Syariah, UPT Samsat, serta PTSP. Menurut kami, hal yang paling penting untuk kita dorong adalah bagaimana masyarakat dapat memahami: pajak dan retribusi daerah itu adalah pendapatan yang akan dikembalikan lagi kepada masyarakat sendiri. Itulah pemahaman yang harus kita bangun bersama, agar kita saling membantu dan meringankan beban sesama warga,” jelas Iskandarsyah.
Kemudahan pembayaran secara digital, lanjut Bupati, bukan sekadar kemajuan teknologi, melainkan solusi nyata yang sangat meringankan beban warga yang tinggal di pulau-pulau terluar.
“Sekarang membayar pajak sudah jauh lebih gampang, cukup lewat QRIS. Pajak Kendaraan Bermotor mungkin sekitar Rp200.000 per tahun, PBB pun rata-rata sekitar enam puluh ribuan rupiah per tahun. Bayangkan, bagi saudara kita yang tinggal di pulau lain, harus menyeberang ke Karimun saja biayanya sudah besar. Dengan sistem pembayaran digital, beban itu sangat terasa ringan bagi mereka,” ungkap Bupati.

Pemerintah juga berkomitmen untuk terus mendorong iklim investasi yang kondusif, agar masyarakat semakin berdaya secara ekonomi, memiliki pekerjaan, dan mampu memenuhi kewajibannya.
“Kami akan terus berupaya menciptakan peluang investasi, agar warga bisa bekerja, berpenghasilan, dan pada akhirnya mampu berkontribusi melalui pajak. Memang benar, kemampuan ekonomi masyarakat kita masih beragam, dan hal-hal ini saling berkaitan. Semoga melalui kegiatan ini, kesadaran semakin tumbuh bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali dibelanjakan untuk kemajuan dan kesejahteraan kita bersama,” pungkas Iskandarsyah.
Roadshow “Si Jempol Paten” dan Talkshow “NGOPI” menjadi bukti komitmen bersama mewujudkan pelayanan publik yang modern, mudah diakses, dan transparan, di mana setiap kontribusi warga berperan membangun Karimun yang semakin maju, berdaya, dan sejahtera.
*Nichita Bella









