Kamis, Juli 23, 2026
BerandaKarimunDampak Pemadaman Belum Selesai, Disdikbud Karimun Putuskan Siswa SD-SMP Belajar dari Rumah
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Dampak Pemadaman Belum Selesai, Disdikbud Karimun Putuskan Siswa SD-SMP Belajar dari Rumah

KARIMUN, beritakita.info- Belum pulihnya krisis kelistrikan yang melanda sebagian besar wilayah Pulau Karimun hingga Rabu (22/7/2026) malam membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karimun mengambil langkah cepat. Melalui kebijakan resmi, kegiatan belajar mengajar untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah pada Kamis dan Jumat esok dialihkan menjadi Belajar Dari Rumah (BDR).

Keputusan ini tertuang dalam Surat Pemberitahuan Nomor 400.3/328/GTK/2026 serta informasi arahan resmi yang disebarkan kepada seluruh satuan pendidikan. Kepala Disdikbud Karimun, Grandy Regel Tuerah, menjelaskan kebijakan ini diambil demi menjaga keselamatan dan efektivitas proses belajar.

“Menyikapi kondisi pemadaman listrik yang berdampak langsung pada kelancaran kegiatan belajar mengajar, kami memutuskan agar pelaksanaan pembelajaran pada tanggal 23 dan 24 Juli 2026 dialihkan menjadi Belajar Dari Rumah,” tegas Grandy.

Pihaknya memberikan pengecualian bagi sekolah swasta yang memiliki fasilitas penunjang mandiri.

“Sekolah swasta yang sudah dilengkapi genset diberikan keleluasaan untuk tetap melaksanakan tatap muka atau memilih tetap belajar dari rumah,” tambahnya.

Selain pengaturan kegiatan siswa, instruksi juga menyentuh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sekolah diminta segera berkoordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar pengiriman makanan tidak dikirim ke sekolah mengingat siswa melaksanakan kegiatan dari rumah.

Adapun poin penting arahan yang harus dilaksanakan:
▪️ Kegiatan BDR berlaku 23–24 Juli; jika Jumat kelistrikan sudah normal, tatap muka kembali diberlakukan
▪️ Guru dan kepala sekolah bertanggung jawab memastikan pembelajaran tetap berjalan maksimal
▪️ Informasi ini wajib segera disampaikan kepada seluruh warga sekolah dan orang tua murid

Krisis bermula dari kebakaran kubikel jaringan tegangan menengah di PLTD Bukit Carok pada Senin (20/7) sore yang melumpuhkan sistem pembangkit. Saat ini perbaikan terus dikebut: PLN telah mendatangkan 14 unit kubikel pengganti dan mendatangkan tenaga ahli khusus dari Pekanbaru guna mempercepat pemulihan total kelistrikan Karimun.

 
*Nichita Bella