KARIMUN, beritakita.info – Semangat juang atlet Kabupaten Karimun di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) VI 2026 terus membuahkan hasil. Deretan medali kembali mengalir dari berbagai arena pertandingan di Tanjungpinang, menjadi bukti kerja keras para atlet dalam membawa nama daerah.
Pada pertandingan Rabu (4/11/2026), kontingen Karimun berhasil menambah 23 medali sekaligus, terdiri dari tiga emas, enam perak, dan 14 perunggu dari enam cabang olahraga (cabor).

Cabang olahraga dayung tampil sebagai penyumbang medali terbanyak. Dengan perjuangan para atlet di lintasan air, cabor ini sukses mempersembahkan 10 medali, masing-masing dua emas, lima perak, dan tiga perunggu.
Dua medali emas menjadi pencapaian membanggakan melalui Novrian yang tampil sebagai juara pada nomor single putra 500 meter. Emas berikutnya dipersembahkan tim dragon boat 500 meter dengan kekuatan 20 pendayung.
Tak berhenti di situ, perjuangan para pendayung Karimun juga menghasilkan lima medali perak. Masing-masing melalui Rizky pada nomor single putra 200 meter, Rifaya dan Aini pada double putri 200 meter, Fitri pada single putri 500 meter, Rizky dan Novrian pada double putra 200 meter, serta tim dragon boat 500 meter dengan 10 pendayung.
Sementara tiga medali perunggu diraih melalui nomor dragon boat 200 meter dengan 10 pendayung, single putri 200 meter oleh Rifaya, serta dragon boat 200 meter dengan 20 pendayung.
Kontribusi medali juga datang dari cabang olahraga tarung derajat. Muhammad Elmi berhasil mempersembahkan satu medali emas setelah menjadi yang terbaik pada kelas putra 70-75 kilogram.
Selain emas, dua medali perunggu turut disumbangkan Danish Battuta Fathul Islam pada kelas putra 52-55 kilogram dan Ratna Lestari pada kelas 62-66 kilogram.
Perjuangan atlet Karimun berlanjut di arena wushu. Dari cabang olahraga ini, kontingen berhasil membawa pulang lima medali, terdiri dari satu perak dan empat perunggu.
Medali perak diraih Rasanya Ibnu Handika pada kelas senior putra 60 kilogram.
Sedangkan empat perunggu masing-masing dipersembahkan Pasil Maulana pada kelas senior putra 52 kilogram, Muhammad Aqbil Ananda pada kelas senior putra 56 kilogram, Syifa Arfani pada kelas junior putri 48 kilogram, dan Darmayanti pada kelas senior putri 52 kilogram.
Tambahan medali berikutnya datang dari cabang olahraga panjat tebing yang menyumbangkan dua perunggu melalui nomor lead tim putra dan lead tim putri.
Cabang olahraga sepak takraw juga memberikan kontribusi dua medali perunggu melalui nomor kuadran putra dan kuadran putri. Sementara satu perunggu lainnya diperoleh dari cabang olahraga biliar melalui atlet Elti pada nomor bola single 8 putra.
Di balik deretan medali tersebut, terdapat kerja keras, latihan panjang, disiplin, serta tekad para atlet untuk memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Karimun.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karimun, Sri Rezeki, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang dan memberikan kontribusi dalam menambah perolehan medali kontingen.
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan buah dari persiapan dan kerja keras atlet yang selama ini berlatih untuk menghadapi pesta olahraga tingkat Provinsi Kepulauan Riau tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah menyumbangkan medali untuk Karimun. Terus jaga semangat, tetap fokus dan jangan mudah menyerah karena perjuangan masih belum selesai,” ujar Sri Rezeki.
Ia mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri dengan hasil yang telah diraih. Sebab, masih ada pertandingan berikutnya yang membutuhkan konsentrasi, kesiapan fisik, serta semangat juang yang sama.
Sri Rezeki juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.
Baginya, kemenangan memang menjadi target setiap atlet, tetapi sikap sportif, menghormati lawan, dan menjaga nama baik daerah merupakan nilai yang tidak boleh ditinggalkan.
“Apapun hasilnya, tetap junjung tinggi sportivitas. Bertandinglah dengan penuh semangat, hormati lawan dan berikan kemampuan terbaik. Kami berharap Karimun bisa terus menambah medali dan mencapai target yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Tambahan 23 medali dalam sehari menjadi suntikan semangat bagi kontingen Kabupaten Karimun untuk terus bersaing di Porprov Kepri VI 2026.
Dominasi dayung, keberhasilan tarung derajat, serta kontribusi dari wushu, panjat tebing, sepak takraw dan biliar menunjukkan bahwa perjuangan Karimun datang dari berbagai arena pertandingan.

Kini, perjuangan belum usai. Setiap atlet masih memiliki kesempatan untuk memberikan prestasi terbaik dan mempersembahkan medali bagi Bumi Berazam.
Lebih dari sekadar angka di papan perolehan medali, setiap kemenangan menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus wujud perjuangan atlet dalam mengharumkan nama Kabupaten Karimun di tingkat Provinsi Kepulauan Riau.
*Nichita







