Senin, Oktober 12, 2026
BerandaKarimunHari Jadi ke-27 Karimun, OPD dan ASN Berprestasi diberikan Penghargaan
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Hari Jadi ke-27 Karimun, OPD dan ASN Berprestasi diberikan Penghargaan

Karimun, beritakita.info – Bupati Karimun, Iskandarsyah, memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Karimun tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Karimun, Senin (12/10/2026) pagi.

Mengusung tema “Karimun Bangkit dan Berkembang dalam Harmoni”, peringatan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.

Dalam amanatnya, Iskandarsyah menegaskan bahwa semangat Karimun bangkit harus dimaknai sebagai tekad untuk tidak menyerah menghadapi berbagai tantangan. Sementara itu, berkembang berarti terus bergerak maju melalui inovasi, kreativitas, dan kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari pelaksanaan program dan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Lebih dari itu, setiap program pemerintah harus memiliki keluaran, hasil, serta dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Jangan hanya sebatas melaksanakan kegiatan yang bersumber dari APBD atau sekadar penyerapan anggaran. Yang sangat penting adalah output, outcome, dan dampak dari kegiatan yang kita lakukan terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan aparatur sipil negara (ASN) untuk terus meningkatkan kinerja, menghadirkan terobosan, serta berlomba-lomba melakukan kebaikan demi kemajuan Kabupaten Karimun.

Dalam upacara tersebut, Pemerintah Kabupaten Karimun juga memberikan penghargaan kepada OPD dan ASN berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kinerja, serta kontribusi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Iskandarsyah berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas pencapaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia mengajak seluruh perangkat daerah mempertahankan berbagai capaian positif sekaligus memperbaiki kekurangan yang masih ditemukan dalam pelaksanaan pembangunan.

“Kalau ada kekurangan, mari sama-sama kita perbaiki. Apa yang sudah bagus kita pertahankan, sedangkan hal-hal yang belum terwujud harus kita upayakan bersama,” katanya.

Lebih lanjut, Iskandarsyah menekankan bahwa harmoni merupakan fondasi penting dalam pembangunan Kabupaten Karimun. Keberagaman suku, agama, dan budaya yang hidup di tengah masyarakat harus dipandang sebagai kekayaan daerah yang perlu dijaga bersama.

Ia mengingatkan bahwa pembangunan akan berjalan optimal apabila didukung suasana yang aman, tenteram, toleran, dan damai.
Menurutnya, masyarakat Karimun patut berbangga terhadap sejarah dan identitas daerah yang selama ini tumbuh melalui kebersamaan berbagai kelompok masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat meneruskan cita-cita menjadikan Karimun sebagai negeri yang mulia, damai, tenteram, dan penuh keselamatan, sejalan dengan filosofi Karimun Darussalam.

Pada kesempatan itu, Iskandarsyah turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat serta para pemimpin terdahulu yang telah berkontribusi dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Karimun sejak ditetapkan sebagai daerah otonom.

Ia mengajak masyarakat mendoakan para pendahulu yang telah wafat serta berharap para pemimpin dan tokoh yang masih hidup senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan.

Pengendalian Inflasi dan Penguatan Ekonomi

Dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan, Iskandarsyah juga menyoroti pentingnya menjaga daya beli masyarakat melalui pengendalian inflasi.

Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Karimun memperoleh penghargaan dari pemerintah pusat atas kinerja pengendalian inflasi, sebuah pencapaian yang dinilainya patut disyukuri mengingat karakteristik Karimun sebagai daerah kepulauan dan perbatasan.

Menurutnya, kondisi geografis tersebut menghadirkan tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu, inovasi, kreativitas, kerja keras, serta kebijakan yang didukung data menjadi faktor penting dalam pembangunan daerah.

Ia menegaskan, pemerintah daerah harus terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang lapangan kerja agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas.

“Kunci kita adalah kemampuan untuk berinovasi dan berkreasi. Dengan keterbatasan sebagai daerah kepulauan dan perbatasan, kita tetap harus mampu mencari solusi untuk mengembangkan Karimun ke depan,” ungkapnya.

Memasuki usia ke-27 tahun, Iskandarsyah berharap kedewasaan Kabupaten Karimun sebagai daerah otonom dapat menjadi kekuatan untuk menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan berbagai peluang pembangunan.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah untuk terus bersinergi mewujudkan Karimun yang maju, sejahtera, dan berbudaya.

Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Karimun pun diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum evaluasi dan penguatan komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

*Nichita Bella