Selasa, Mei 26, 2026
BerandaKarimunJaga Keselamatan  Nelayan di Perbatasan, Satpolairud Polres Karimun Beri Sosialisasi dan Life...

Jaga Keselamatan  Nelayan di Perbatasan, Satpolairud Polres Karimun Beri Sosialisasi dan Life Jacket Gratis

KARIMUN, beritakita.info – Menyikapi kondisi cuaca yang kian tidak menentu dan berpotensi memicu gelombang tinggi, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Karimun mengambil langkah nyata menjaga keselamatan masyarakat bahari. Personel diterjunkan langsung ke Desa Parit, Kecamatan Selat Gelam, wilayah perbatasan negara, guna membagikan alat pelindung diri berupa life jacket atau jaket pelampung kepada para nelayan, Senin (25/5/2026) pukul 10.30 WIB.

Kegiatan sosial dan pelayanan ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Kasatpolairud Polres Karimun, IPTU Judit Dwi Laksono, didampingi Kanit Patroli IPDA Felly Eka Saputra, serta lima personel lainnya. Selain membagikan perlengkapan keselamatan, tim juga sekaligus memberikan sosialisasi dan imbauan penting terkait prosedur keselamatan berlayar di tengah perubahan iklim yang kerap membawa cuaca ekstrem.

Ps. Kasatpolairud, IPTU Judit Dwi Laksono, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari upaya preventif dan kepedulian Polri terhadap warga yang menggantungkan hidup di laut. Wilayah perairan Karimun yang berada di jalur strategis dan perbatasan memiliki karakteristik gelombang yang berubah-ubah secara cepat, sehingga kewaspadaan harus selalu ditingkatkan.

“Kami hadir ke tengah masyarakat bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi yang terpenting adalah memastikan keselamatan dan keamanan warga pesisir. Pembagian life jacket ini adalah bentuk nyata kepedulian kami, agar para nelayan lebih terlindungi dan memiliki perlengkapan penyelamat saat beraktivitas di laut, terlebih di kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini,” ujar IPTU Judit 

Ia menegaskan, risiko kecelakaan atau terjadinya musibah di laut sangat tinggi jika cuaca berubah buruk secara tiba-tiba. Oleh karena itu, pihaknya terus mengingatkan agar para nelayan tidak memaksakan diri melaut apabila indikasi cuaca sudah terlihat membahayakan.

“Kami juga mengimbau dengan tegas agar nelayan tidak memaksakan diri berlayar saat cuaca sedang buruk atau gelombang sedang tinggi. Keselamatan jiwa jauh lebih berharga daripada hasil tangkapan. Langkah ini kami lakukan untuk menekan angka kecelakaan dan meminimalisir risiko hilangnya nyawa di perairan kita,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas kegiatan yang dilakukan jajarannya. Menurutnya, keberadaan Polri harus selalu terasa di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang beraktivitas di wilayah rawan seperti perbatasan dan perairan. Keselamatan warga negara adalah prioritas utama dalam setiap kebijakan dan operasi yang dijalankan.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya para nelayan di wilayah perbatasan, guna memberikan perlindungan, pengayoman, dan rasa aman. Melalui kegiatan pembagian alat keselamatan dan sosialisasi ini, kami berharap kesadaran akan pentingnya prosedur keselamatan berlayar semakin meningkat,” ungkap AKBP Yunita Stevani.

Lebih jauh, Kapolres menekankan bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga keamanan dan keselamatan di laut. Dengan bekal perlengkapan yang memadai dan pengetahuan yang baik, risiko musibah dapat ditekan seminimal mungkin.

“Tujuannya jelas, agar kita bisa meminimalisir risiko kecelakaan laut sekecil apa pun. Polres Karimun akan terus berupaya menjaga keamanan perairan dan melindungi mata pencaharian warga bahari,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, pihak kepolisian kembali mengingatkan seluruh masyarakat pesisir dan pengguna jasa perairan untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca. Apabila terjadi keadaan darurat, kecelakaan, atau menemukan hal yang mencurigakan di laut, warga diminta segera menghubungi layanan darurat Call Center 110 Polres Karimun yang siap melayani 24 jam.

*Nichita Bella