KARIMUN, beritakita.info– Sebuah peristiwa nahas terjadi di Jalan Raja Oesman, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Tabrakan antar dua sepeda motor yang terjadi pada Minggu dini hari (24/5/2026) sekitar pukul 04.55 WIB merenggut nyawa salah satu pengendara. Insiden tragis ini berlangsung tepat di pertigaan Paya Manggis, tak jauh dari kawasan Roti Kopi.
Berdasarkan keterangan di lapangan, sepeda motor Honda Stylo berwarna merah dengan nomor polisi BP 5050 KW yang dikendarai oleh S, diketahui melaju dari arah RSUD Muhammad Sani menuju Batu Lipai. Saat tiba di simpang tiga lokasi kejadian, kendaraan tersebut bertabrakan keras dengan sepeda motor Honda Revo berwarna hitam bernomor polisi BP 3447 EL. Motor kedua ini dikendarai oleh RH, yang datang dari arah berlawanan dan diketahui hendak berbelok ke kiri masuk ke kawasan Paya Manggis.
Benturan yang terjadi cukup dahsyat dan tak terelakkan. Akibatnya, RH mengalami luka sangat parah, terutama di bagian kepala. Sementara itu, pengendara lainnya, S, mengalami luka lecet di kaki kiri serta pendarahan ringan di bagian kepala. Kedua korban dengan segera dievakuasi ke RSUD Muhammad Sani Karimun untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya. Namun, nyawa RH tidak tertolong lagi. Luka-luka yang dideritanya terlalu berat hingga ia menghembuskan napas terakhir di rumah sakit.
Menanggapi kejadian tersebut, Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Akmal Hakim, membenarkan adanya insiden kecelakaan lalu lintas yang memakan korban jiwa ini. Pihak kepolisian telah turun ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan berbagai keterangan guna mengungkap kronologi serta penyebab pasti kecelakaan.
“Kami telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi. Saat ini penyelidikan masih berlangsung untuk mendalami faktor apa saja yang menjadi pemicu terjadinya tabrakan tersebut,” ungkap AKP Akmal Hakim.
Peristiwa nahas ini kembali menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan. Di tengah dini hari yang sepi jalan, risiko kecelakaan tetap mengintai, bahkan bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, AKP Akmal Hakim kembali menegaskan imbauan agar masyarakat selalu waspada dan berhati-hati, terutama saat melintas di jam-jam rawan seperti dini hari, serta mematuhi segala peraturan lalu lintas yang berlaku.
Satu hal yang paling ditekankan oleh Kasat Lantas adalah pentingnya penggunaan helm standar bagi pengendara maupun penumpang sepeda motor. Menurutnya, data di lapangan menunjukkan bahwa mayoritas korban meninggal dunia dalam kasus kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh cedera kepala, yang sebenarnya bisa diminimalisir risikonya jika menggunakan perlengkapan keselamatan tersebut.
“Sebagian besar korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas disebabkan karena tidak menggunakan helm. Helm bukan hanya pelengkap saat berkendara, melainkan perlindungan utama bagi nyawa pengendara sepeda motor,” tegas AKP Akmal Hakim.
Ia juga menegaskan bahwa kepatuhan menggunakan helm standar adalah langkah paling dasar namun paling krusial. Helm yang terpasang dengan benar dapat mengurangi risiko cedera berat di bagian kepala, yang kerap menjadi penyebab utama kematian di jalan raya.
Selain kelengkapan berkendara, pihaknya juga mengingatkan agar masyarakat menjaga kecepatan kendaraan agar tetap aman dan terkendali. Kondisi fisik pengendara juga tak kalah penting; memastikan tubuh dalam keadaan sehat, bugar, dan tidak mengantuk sebelum menyalakan mesin menjadi kunci utama keselamatan di jalan raya.
“Patuhi aturan lalu lintas, jaga kecepatan, dan pastikan kondisi tubuh prima sebelum berkendara. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas AKP Akmal Hakim.
Kejadian ini turut menyita perhatian warga sekitar yang beraktivitas dini hari, mengingat lokasi pertigaan Paya Manggis merupakan titik pertemuan arus lalu lintas yang cukup padat dan rawan insiden jika pengendara kurang berhati-hati.
*Nichita Bella
