Minggu, Mei 10, 2026
BerandaKarimunKSOP Tanjung Balai Karimun Gelar Apel Siaga, Siapkan Posko dan Armada untuk...

KSOP Tanjung Balai Karimun Gelar Apel Siaga, Siapkan Posko dan Armada untuk Mudik Lebaran 2026

Karimun, beritakita.info- Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Balai Karimun menggelar apel siaga kesiapan angkutan laut Lebaran tahun 2026 di Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun pada Jumat (13/3/2026) sore.

Usai apel, para peserta langsung meninjau kesiapan terminal penumpang dan menyaksikan simulasi penanggulangan kapal terbakar serta latihan penyelamatan orang jatuh ke laut (fire drill and man over board drill) di ponton pelabuhan internasional.

Kepala KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, Supendi, menyampaikan bahwa posko kesiapan Lebaran telah beroperasi mulai tanggal 13 Maret hingga 30 Maret mendatang. Setiap hari, posko ditempatkan 10 orang dari berbagai unsur terkait.

“Posko dari tanggal 13 Maret sampai 30 Maret setiap harinya ada 10 orang yang jaga. Mereka terdiri dari KSOP, Basarnas, Balai Karantina Kesehatan Karimun, Polres Karimun, Lanal Tanjung Balai Karimun, dan BMKG,” ujar Supendi.

Menurutnya, tujuan utama pendirian posko adalah sebagai pusat informasi, koordinasi, dan respon terhadap berbagai dinamika di lapangan, termasuk kondisi cuaca, kelayakan kapal, dan lonjakan penumpang.

“Kita buka dari pagi sampai sore hari. Silakan para pengguna jasa kalau memerlukan informasi penting, kita akan siapkan,” tambahnya.

Sebelum menggelar apel siaga, KSOP telah melakukan pengecekan kelayakan kapal mulai tanggal 26 Januari hingga 12 Februari 2026. Sebanyak 21 unit kapal diperiksa dan dinyatakan layak beroperasi.

“Alhamdulillah semuanya layak laut sehingga siap melayani mudik di Lebaran tahun ini, selain itu kita telah menggelar rapat koordinasi dengan semua instansi juga telah dilaksanakan untuk evaluasi dan tindak lanjut penyelenggaraan posko.

55 Feri dan 88 Speed Boat Siap Layani Mudik Lebaran 2026

Untuk mendukung angkutan mudik, KSOP menyiapkan total 55 unit kapal feri dan 88 unit speed boat. Selain itu, ada juga kapal ganda Nusantara 07 dan 08 untuk memfasilitasi penumpang menaiki kapal Pelni, dua kapal RORO yang beroperasi di Parit Rempah, serta satu kapal Pelni KM Kelud yang masuk ke Tanjung Balai Karimun dua kali seminggu.

Prediksi lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada tanggal 18 atau 19 Maret dengan estimasi kenaikan sekitar 5% dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagian besar penumpang akan menuju Tanjung Selamat dan Selat Panjang, yang sebagian besar adalah WNI yang pulang dari Singapura dan Malaysia.

“Akan ada penambahan kapal jika diperlukan, dan kita juga akan menyesuaikan jika ada rute daerah lain yang membutuhkan penambahan trayek,” jelas Supendi.

Berbagai Perbaikan dan Fasilitas Siap Diberikan

Berdasarkan evaluasi Lebaran tahun lalu, KSOP bersama instansi terkait melakukan berbagai perbaikan:

  • Peningkatan pelayanan terminal dengan dukungan dari Pelindo.
  • Penyediaan 3 unit kursi roda dari Balai Karantina Kesehatan Pelabuhan, serta posko kesehatan terpadu dengan layanan gratis dan ambulans standby.
  • Update cuaca harian dari BMKG, dengan kebijakan tidak memberangkatkan kapal jika cuaca buruk.
  • Tata letak parkir yang telah tertata rapi berkat kerja sama dengan Pemda, untuk mengantisipasi kemacetan.

Untuk kebijakan tiket, Supendi menyampaikan bahwa ada diskon 30% hanya berlaku untuk kapal Pelni mulai tanggal 13 Maret hingga 5 April.

“Untuk kapal feri tidak ada kenaikan harga tiket. Jika ada agen atau operator yang mencoba menaikkan harga, silakan laporkan kepada kami agar diberikan tindakan lebih lanjut,” tegasnya.

Simulasi untuk Edukasi Keselamatan

Simulasi yang dilakukan bertujuan untuk memberikan edukasi kepada seluruh pihak terkait, mulai dari awak kapal hingga penumpang dan stakeholder.

“Tujuan simulasi adalah agar semua yang terlibat paham bagaimana cara memadamkan api ketika terjadi musibah di atas kapal, termasuk bagaimana kita sebagai regulator melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Juga ada simulasi orang jatuh ke laut untuk mengedukasi teknik pertolongan,” jelas Supendi.

KSOP tahun ini mengusung moto “Mudik Nyaman Bersama dan Bersama Raih Kemenangan Jaga Keselamatan”.

*Nichita Bella