Minggu, April 19, 2026
BerandaTimahPerebutan 36 Kursi Emas! 171 Siswa Sudah Daftar Beasiswa PT TIMAH, Pendaftaran...
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Perebutan 36 Kursi Emas! 171 Siswa Sudah Daftar Beasiswa PT TIMAH, Pendaftaran Tutup 10 April

PANGKALPINANG , beritakita.info– Antusiasme masyarakat terhadap Program Kelas Beasiswa PT TIMAH (Persero) Tbk di SMAN 1 Pemali Tahun Ajaran 2026/2027 terbilang sangat tinggi. Sejak pendaftaran dibuka pada 2 Maret 2026 hingga Rabu (8/4/2026), tercatat sudah sebanyak 171 pelajar yang mendaftarkan diri untuk merebutkan kesempatan emas ini.

Pendaftaran sendiri akan segera ditutup pada 10 April 2026. Bagi putra-putri terbaik yang ingin mendaftar, proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi: https://spmb2026.beasiswatimah.com/home.php.

Program bergengsi ini membuka peluang bagi pelajar di tiga provinsi, yaitu Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Riau, untuk menempuh pendidikan jenjang SMA secara penuh di SMAN 1 Pemali. Beasiswa ini khusus ditujukan bagi siswa yang berprestasi namun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Tahun ini, tersedia kuota sebanyak 36 kursi yang akan diperebutkan.

Untuk mendapatkan siswa terbaik, calon peserta akan melewati serangkaian tahapan seleksi yang cukup ketat. Mulai dari seleksi administrasi, survei lapangan, tes potensi akademik, psikotes, wawancara, analisa psikologi klinis, hingga tes kesehatan.

Kepala Sekolah SMAN 1 Pemali, Eflina, menjelaskan bahwa terdapat standar nilai minimal yang harus dipenuhi, yaitu rata-rata nilai rapor minimal 75 pada mata pelajaran tertentu. Namun, menurutnya, kesiapan mental dan emosional siswa juga menjadi faktor penentu yang tak kalah penting.

“Persiapan akademik tentu penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah kesiapan emosional dan psikis mereka. Boarding school berbeda dengan sekolah reguler, apalagi anak-anak ini berasal dari berbagai daerah dan harus tinggal di asrama,” jelas Eflina.

Lingkungan pendidikan di Kelas Beasiswa PT TIMAH dikenal sangat intensif dan menuntut kedisiplinan tinggi. Oleh karena itu, Eflina mengimbau agar calon siswa memiliki semangat juang yang besar dan gambaran masa depan yang jelas sejak awal.

“Mereka harus sudah punya gambaran masa depan sejak awal masuk. Mau melanjutkan ke mana, cita-citanya apa, dan proses apa yang harus dilakukan selama sekolah. Itu penting sekali. Apalagi para pelajar dituntut lebih mandiri, disiplin, dan memiliki perencanaan yang jelas terhadap masa depan mereka,” tegasnya.

Program yang telah berjalan sejak tahun 2000 ini merupakan bukti komitmen PT TIMAH dalam mencetak generasi unggul. Hingga kini, ratusan alumninya telah berkiprah di berbagai bidang profesional, menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

 *Nichita Bella