Sabtu, Maret 7, 2026
BerandaKarimunPeringati Nuzulul Qur'an, Rombongan Gubernur Kepri Bawa Berbagai Kebahagiaan untuk Karimun
spot_img
spot_img
spot_img

Peringati Nuzulul Qur’an, Rombongan Gubernur Kepri Bawa Berbagai Kebahagiaan untuk Karimun

Karimun, beritakita.info- Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad menggelar Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Nurul Huda Kelurahan Sungai Raya Kecamatan Meral. Kunjungan bersama Wakil Gubernur beserta para istri dan rombongan, diawali dengan penyerahan 30 santunan anak yatim-piatu dan buka puasa bersama di Masjid Baitul Karim Kecamatan Karimun. Acara juga menghadirkan penceramah kondang Ustadz Abdil Muhadir Ritonga.

Dalam kedatangannya, Gubernur Kepri beserta rombongan juga menyerahkan bantuan kepada Masjid Baitul Karim sebesar 450 juta, sementara di Masjid Nurul Huda, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menyerahkan sumbangan secara pribadi sebesar Rp 10 juta, sumbangan dengan nilai yang sama juga diserahkan oleh Bank Riau Kepri Syariah sebesar Rp 10 juta.

Bupati Karimun Iskandarsyah menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan safari Ramadan dan peringatan Nuzulul Qur’an yang selalu digelar di Kabupaten Karimun.

“Sebuah kehormatan bagi masyarakat Kabupaten Karimun malam ini Bapak Gubernur beserta istri, Wakil Gubernur beserta istri dan rombongan dapat kembali melaksanakan kegiatan Nuzulul Qur’an di Kabupaten Karimun, sangat spesial bagi kami,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan doa bagi para pemimpin Provinsi Kepri agar diberikan kesehatan, keberkahan, dan rezeki melimpah. Selain itu, Bupati Iskandarsyah mengajukan beberapa permintaan dukungan pembangunan.

“Kami mohon dukungan untuk program Sekolah Rakyat di Pulau Kundur yang telah siap dengan persyaratan dan lahan, kami berharap akses jalan di area sekolah rakyat dapat dibantu oleh Provinsi Kepri,” ungkap Bupati Iskandarsyah

Bupati juga mengharapkan dukungan program Koperasi Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo. Bupati juga memohon arahan dari Bapak Gubernur untuk bersama-sama dalam penguatan pembangunan dan ekonomi Kabupaten Karimun.

“Selain itu kami juga harapkan dukungan pengembangan ekonomi biru (blue economy) di Kecamatan Sugi Besar yang telah mendapat dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, dengan harapan mendapatkan panel dari luar negeri, kami juga akan gesa peningkatan kualitas Desa tertinggal, yaitu Desa Selat Mie pada tahun ini,” jelas Bupati

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad memperkenalkan para pejabat OPD baru yang telah dilantik dan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup.

“Alquran tidak hanya berbentuk kitab yang dibaca dan dihafal, tapi firman Allah yang menjadi petunjuk bagi manusia untuk membedakan hak dan batil,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga, mempelajari, dan mengamalkan nilai-nilai Alquran, serta mendorong pusat-pusat pembinaan dan taman pendidikan Alquran untuk generasi muda.

Selain itu, Gubernur Ansar mengumumkan beberapa program pembangunan yang akan dilanjutkan dan dikembangkan untuk Kabupaten Karimun:

  • Seleksi 58 calon dokter spesialis dan subspesialis untuk memenuhi kebutuhan 6-3 rumah sakit di Karimun, dengan anggaran yang dibagi antara Pemprov dan Pemkab Karimun, diberikan bantuan 2,4 miliar rupiah untuk revitalisasi Rumah Sakit Kundur.

– Pemasangan penyambungan listrik gratis yang telah menyentuh 4.316 rumah tangga di Karimun (total 14.000 rumah di seluruh Kepri). Rasio elektrifikasi Kepri hingga 2025 mencapai 99,21%, dan akan terus ditingkatkan agar pasokan listrik menjadi 24 jam.

  • Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan untuk 31 ribu lebih nelayan di Kepri, yang tahun ini akan ditambah 9 ribu lebih untuk petani. Nelayan yang meninggal di laut akan mendapatkan santunan 70 juta rupiah, dengan anak-anaknya akan dibantu biaya pendidikan hingga S1.
  • Pemberian bantuan transportasi untuk anak-anak, rumah singgah, serta satu unit speedboat ambulans bagi masyarakat Karimun.
  • Anggaran pembangunan Coastal Area sebesar 5 miliar rupiah dan jalan Tugu Nanas Kundur sebesar 7 miliar rupiah.
  • Pemberian bantuan bagi guru TPQ dan penempatan 50 ustadz di pulau-pulau terpencil (6 di antaranya berada di Karimun) dengan insentif 4,3 juta rupiah per bulan untuk menjaga moderasi beragama dan kesehatan psikologis masyarakat.

“Kita harus selesaikan peredaran narkoba bersama karena tidak akan ada hasil maksimal pembangunan jika generasi muda terjerumus ke dalamnya. Melalui Nuzulul Qur’an, mari kita bangun kebersamaan untuk membawa Karimun dan Kepri menjadi lebih baik dan maju,” tegas Gubernur Ansar Ahmad.

*Nichita Bella