Jumat, Mei 29, 2026
BerandaKarimunPT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Bayi Penderita Hirschsprung di Karimun
spot_img
spot_img
spot_img

PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Bayi Penderita Hirschsprung di Karimun

KARIMUN, beritakita.info — Kepedulian PT Timah terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui bantuan biaya pengobatan bagi Habibi, bayi berusia empat bulan asal Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, yang tengah menjalani perawatan akibat penyakit Hirschsprung.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan perusahaan kepada masyarakat di wilayah operasional yang membutuhkan bantuan kesehatan, sekaligus meringankan beban keluarga dalam menjalani proses pengobatan.

Ayah Habibi, Abdul Wahab, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan PT TIMAH untuk mendukung pengobatan putranya yang didiagnosis mengalami Hirschsprung, yakni kelainan pada usus besar.

Menurut Wahab, gangguan kesehatan mulai dialami Habibi ketika usianya belum genap satu bulan. Saat itu, perut Habibi terlihat membesar dan kembung, hingga kemudian tidak buang air besar selama hampir satu minggu dan terus mengalami muntah.

Melihat kondisi tersebut, pihak keluarga membawa Habibi ke puskesmas terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit daerah di Kabupaten Karimun karena kondisinya belum membaik.

“Awalnya BAB-nya normal, tapi perutnya tetap kembung. Setelah dirawat di Karimun, kami dirujuk lagi ke rumah sakit di Batam,” ujar Abdul Wahab.

Di Batam, Habibi menjalani berbagai pemeriksaan medis seperti rontgen hingga biopsi. Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter memastikan Habibi mengidap penyakit Hirschsprung dan harus menjalani tindakan operasi.

Operasi yang dilakukan sekitar tiga bulan lalu berjalan lancar. Saat ini, Habibi masih menjalani masa pemulihan dan harus rutin melakukan kontrol kesehatan di Batam.

“Alhamdulillah operasinya berhasil. Sekarang Habibi masih dalam proses pemulihan dan tetap harus kontrol rutin ke Batam,” katanya.

Sebagai pedagang kaki lima dengan empat orang anak, Abdul Wahab mengaku biaya pengobatan dan perjalanan untuk kontrol rutin menjadi tantangan berat bagi keluarganya. Selain biaya medis, kebutuhan akomodasi selama berada di Batam juga memerlukan biaya yang cukup besar.

“Kalau berhari-hari di Batam tentu biayanya lumayan besar. Sementara saya hanya jualan yang penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Karena itu, bantuan biaya pengobatan dari PT TIMAH dinilai sangat membantu meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan pengobatan lanjutan Habibi.

“Dengan adanya bantuan ini, Alhamdulillah kami cukup terbantu untuk biaya akomodasi dan pengobatan lanjutan Habibi,” tuturnya.

Melalui berbagai program sosial dan kemasyarakatan, PT TIMAH terus berupaya hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk di bidang kesehatan. Kepedulian perusahaan diharapkan dapat membantu masyarakat yang tengah menghadapi persoalan kesehatan dan keterbatasan ekonomi.

Abdul Wahab berharap bantuan dan kepedulian yang diberikan PT TIMAH dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Harapan kami ke depan, semoga PT TIMAH bisa terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya. (*)