Senin, Agustus 3, 2026
BerandaKarimunPT Timah Bekali Santri Darul Furqan dengan Edukasi Keselamatan Kebakaran dan Simulasi...
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

PT Timah Bekali Santri Darul Furqan dengan Edukasi Keselamatan Kebakaran dan Simulasi Tanggap Darurat

KARIMUN, beritakita.info – PT Timah Tbk terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan masyarakat melalui program edukasi kebencanaan. Kali ini, perusahaan menggelar edukasi keselamatan kebakaran dan simulasi tanggap darurat bagi santri Pondok Pesantren Darul Furqan, Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran sejak dini. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Pondok (MPLP) Tahun Ajaran 2026/2027 yang dilaksanakan bekerja sama dengan PT Timah Area Kundur.

Dalam kegiatan itu, para santri mendapatkan pembekalan mengenai penyebab kebakaran, langkah-langkah pencegahan, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga prosedur evakuasi yang aman saat terjadi keadaan darurat. Materi yang disampaikan kemudian dipraktikkan melalui simulasi penanganan kebakaran agar para peserta memahami tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Furqan, H. Choirur Rosid, mengapresiasi dukungan PT Timah yang telah memenuhi permohonan pihak pesantren untuk memberikan edukasi keselamatan kebakaran kepada para santri.

“Kami merasa penting bagi para santri untuk memahami potensi bahaya kebakaran sekaligus mengetahui cara meresponsnya dengan benar. Alhamdulillah, PT Timah menyambut baik permohonan kami dan memfasilitasi kegiatan ini. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut pada masa mendatang,” ujar Choirur Rosid.

Menurutnya, pengenalan mitigasi bencana sejak dini menjadi bekal penting bagi para santri agar memiliki kesadaran terhadap keselamatan serta mampu mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat, baik di lingkungan pesantren maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut juga mendapat respons positif dari para peserta. Salah seorang santri, Rasyid, mengaku memperoleh pengalaman baru karena sebelumnya belum pernah mengikuti pelatihan penanganan kebakaran.

“Saya baru masuk pesantren, jadi kegiatan ini sangat berkesan. Sekarang saya mengetahui fungsi alat pemadam kebakaran dan cara menggunakannya dengan benar serta aman,” kata Rasyid.

Melalui simulasi tersebut, para santri diajak mengenali sumber potensi kebakaran, mempraktikkan penggunaan APAR sesuai prosedur, memahami jalur evakuasi, hingga berkumpul di titik aman. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk budaya keselamatan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan warga pesantren dalam menghadapi risiko bencana kebakaran.

Bagi PT Timah, edukasi keselamatan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Selain mendukung peningkatan kualitas pendidikan, perusahaan juga berupaya membangun kapasitas masyarakat melalui berbagai program yang berorientasi pada kesehatan, keselamatan, dan mitigasi bencana.

Melalui edukasi keselamatan kebakaran dan simulasi tanggap darurat di Pondok Pesantren Darul Furqan, PT Timah kembali menegaskan komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat. Perusahaan berharap pengetahuan yang diperoleh para santri dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi situasi darurat.

*Nichita Bella