Rabu, Juli 15, 2026
BerandaKarimunPT TIMAH Rutin Lakukan Fogging di Kundur, Cegah Penyebaran DBD di Wilayah...
spot_img
spot_img
spot_img

PT TIMAH Rutin Lakukan Fogging di Kundur, Cegah Penyebaran DBD di Wilayah Operasional

KARIMUN, beritakita.info – PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat upaya pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) melalui kegiatan fogging atau pengasapan yang dilaksanakan secara rutin di wilayah operasional perusahaan di Pulau Kundur, Kabupaten Karimun.

Melalui Division Area Kundur, kegiatan fogging menyasar sejumlah lokasi strategis, seperti kawasan perumahan karyawan, area perkantoran, PLTD, Balai Karya, sekolah, rumah ibadah, hingga berbagai fasilitas umum di sekitar lingkungan perusahaan.

Program ini menjadi bagian dari komitmen PT TIMAH dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat dan karyawan sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat, terutama saat musim penghujan yang berpotensi meningkatkan populasi nyamuk penyebab DBD.

Ketua RW 08 Komplek PT TIMAH Kundur Barat, Amsir, mengapresiasi konsistensi perusahaan dalam melaksanakan fogging sebagai langkah pencegahan penyakit.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH yang secara konsisten melaksanakan fogging di lingkungan komplek. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat dan kami berharap tidak ada warga yang terjangkit demam berdarah,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Jaswadi, salah seorang warga komplek. Menurutnya, kegiatan fogging memberikan rasa aman bagi masyarakat karena menjadi bagian dari upaya meminimalkan risiko penyebaran DBD.

“Kami merasa lebih tenang karena ada upaya pencegahan yang dilakukan secara rutin. Selain itu, warga juga aktif bergotong royong membersihkan selokan dan lingkungan sekitar, terutama saat musim hujan,” katanya.

Selain melaksanakan fogging, PT TIMAH juga terus mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan berkembangnya nyamuk penyebab DBD.

Melalui berbagai program kesehatan preventif tersebut, PT TIMAH berupaya mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah operasional perusahaan sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

*Nichita Bella