Jumat, Januari 30, 2026
BerandaKarimunPT TIMAH Tbk Dukung Pemberdayaan Pemuda Melalui Turnamen Domino Perdata di Kecamatan...
spot_img

PT TIMAH Tbk Dukung Pemberdayaan Pemuda Melalui Turnamen Domino Perdata di Kecamatan Tebing

KARIMUN,beritakita.info — Di sebuah warung kopi di Kelurahan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, derak buah domino yang beradu dengan meja kayu menjadi ritme rutin sejak pertengahan November lalu. Bukan sekadar pengisi waktu senggang, kompetisi ini menjadi ajang bagi generasi muda untuk memperkuat simpul silaturahmi sekaligus mencari bibit atlet olahraga ketangkasan.

Turnamen Domino yang diinisiasi oleh Perkumpulan Pemuda Kecamatan Tebing Bersatu (Perdata) ini diikuti oleh 64 tim. Pesertanya tak hanya datang dari sekitar Balai Tebing, namun juga melintasi batas perairan hingga dari luar Pulau Karimun. Menariknya, ajang ini tidak lagi didominasi kaum pria; partisipasi peserta perempuan menunjukkan inklusivitas yang kian tumbuh dalam permainan ini.

Wakil Ketua Perdata, Hery Saptono, menjelaskan bahwa turnamen yang memasuki tahun kedua ini telah mengadopsi standar Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI). “Kami ingin mengubah stigma. Ini bukan sekadar hiburan, melainkan wadah pembinaan. Kami mencari pemain potensial untuk dikirim ke kejuaraan yang lebih tinggi,” ujar Hery.

Dukungan Korporasi

Langkah pemuda Tebing ini mendapat sokongan dari PT TIMAH Tbk. Perusahaan plat merah tersebut memberikan dukungan bagi panitia sebagai bagian dari komitmen pemberdayaan pemuda di wilayah operasionalnya. Dukungan ini menjadi krusial mengingat kegiatan kepemudaan seringkali terkendala oleh keterbatasan sumber daya operasional.

Menurut Hery, konsistensi PT TIMAH Tbk dalam mendukung kegiatan lokal, mulai dari turnamen olahraga hingga pembangunan fisik di daerah seperti Pongkar, telah membangun persepsi positif di mata warga. “Sinergi seperti ini yang kami harapkan terus berlanjut, baik dalam aktivitas di darat maupun di laut, demi mempererat persatuan masyarakat,” tambahnya.

Ruang Sosial

Secara sosiologis, turnamen yang digelar di Warung Kopi Ago ini mencerminkan fungsi ruang publik sebagai titik temu warga. Di tengah gempuran aktivitas digital, interaksi tatap muka melalui olahraga tradisional seperti domino menjadi katup penyelamat bagi keharmonisan komunal.

Dukungan sektor industri terhadap inisiatif lokal semacam ini menandakan pentingnya investasi sosial. Bagi masyarakat kepulauan seperti Karimun, kehadiran perusahaan tidak hanya diukur dari angka produksi, tetapi juga dari sejauh mana mereka hadir dalam ruang-ruang budaya dan olahraga yang menghidupkan semangat kebersamaan warga.

Kompetisi yang dimulai sejak 12 November ini dijadwalkan akan mencapai puncaknya pada babak final pekan depan, yang diprediksi akan menjadi magnet bagi warga sekitar untuk menyaksikan lahirnya jawara domino baru dari bumi Karimun.