Senin, Juni 22, 2026
BerandaKarimunRutan Karimun Gelar Program "Sapa Masyarakat" Setiap Minggu, Buka Ruang Kritik dan...
spot_img
spot_img
spot_img

Rutan Karimun Gelar Program “Sapa Masyarakat” Setiap Minggu, Buka Ruang Kritik dan Saran Tanpa Sekat

Karimun, beritakita.info– Demi mewujudkan pelayanan publik yang transparan, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, Kepala Rutan Karimun beserta jajaran melaksanakan kegiatan sapa dan dialog langsung dengan pengunjung layanan di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Senin (22/06).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program “Sapa Masyarakat” yang dijalankan secara rutin setiap satu minggu sekali. Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen Rutan Karimun untuk mendekatkan layanan pemasyarakatan sekaligus lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna jasa.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Karimun, Yoga Hadhi Wijaya, turun langsung menyapa keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang datang berkunjung. Tanpa sekat apapun, para pengunjung diberi kebebasan untuk menyampaikan pertanyaan, pendapat, hingga keluhan terkait layanan yang berjalan kepada Kepala Rutan.

“Melalui Program Sapa Masyarakat ini, kami ingin memastikan bahwa setiap suara dari masyarakat benar-benar didengar, ditindaklanjuti, dan menjadi dasar perbaikan layanan kami. Tidak ada batasan, keluarga WBP boleh bertanya atau menyampaikan apa saja yang menjadi perhatiannya,” tegas Yoga.

Berbagai masukan pun disampaikan pengunjung, mulai dari alur pelayanan administrasi, kenyamanan fasilitas ruang tunggu, hingga harapan agar kecepatan pelayanan dapat terus ditingkatkan. Seluruh kritik dan saran diterima secara terbuka serta langsung ditanggapi oleh pimpinan dan jajaran sebagai wujud komunikasi dua arah yang solutif.

Hasil dari dialog dan masukan tersebut nantinya akan dijadikan bahan evaluasi internal guna terus meningkatkan kualitas pelayanan di masa mendatang.

Dengan program ini, Rutan Karimun menegaskan tekadnya menghadirkan layanan prima yang profesional, akuntabel, dan berintegritas, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem pemasyarakatan yang ada.

*Nichita Bella