Sabtu, Juli 24, 2021
spot_img
BerandaKarimunSoerya Harapkan Pesta Demokrasi Diwarnai Dengan Nuansa Kegembiraan

UCAPAN PELANTIKAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KARIMUN

spot_img

Soerya Harapkan Pesta Demokrasi Diwarnai Dengan Nuansa Kegembiraan

Karimun – Calon Gubernur Kepulauan Riau, Soerya Respationo berharap perhalatan pesta demokrasi harus di warnai dengan nuansa kegembiraan dan rasa persatuan yang kuat meski adanya perbedaan politik dan pandangan terhadap figur yang layak memimpin Kepri kedepan.

“Kita jangan lakukan fitnah, tidak boleh melakukan black dan negative campign, tentu para calon jangan sampai ribut begitu juga dengan pendukung. Ini adalah pesta yang harus dan gembira, kita tidak ingin momen ini menjadi petaka Demokrasi,” ungkap Calon Gubernur Kepulauan Riau, Soerya Respationo saat menggelar pertemuan dengan relawannya di Posko Relawan di Karimun, Jumat (18/9).

Soerya menginginkan tiga pasangan calon yang akan bertarung di ajang Pilkada Kepri 2020 dapat mewujudkan pemilu yang damai.

Soerya menilai, kontrak politik merupakan sebagai bentuk wujud agar menjaga momentum Pemilu yang penuh dengan rasa kebersamaan dan saling beradu visi misi dalam memajukan daerah Kepulauan Riau.

“Saya ingin ketiga pasangan ini nantinya membuat kontrak politik sebagai saudara, menang dan kalah dalam pertandingan adalah biasa,” ujar Soerya

Dia menambahkan, jika kontrak politik yang diartikan sebagai ‘pertarungan sehat’ itu dapat terwujud, ia meyakini gelaran pesta demokrasi akan dapat menjaring pemimpin yang berkualitas.

“Jika tiga kandidat ini bisa duduk bersama sepakat pilkada ini adalah pesta demokrasi, maka kedepan pemimpin di Kepri bisa membawa kapal ke tujuannya,” ucapnya.

Oleh karena itu, ia juga mengingatkan, hal itu bersifat normatif dan seharusnya terjadi demi menjaga rasa persatuan ditengah kelompok masyarakat.

“Memang seharusnya seperti itu, jadi bukan soal efektif tapi ini normatif ya,” tutup Soerya

*red

spot_img

GALLERY FOTO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular