TANJUNGPINANG, beritakita.info – Perjalanan cabang olahraga (cabor) panjat tebing Kabupaten Karimun di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) VI 2026 bukanlah perjalanan yang mudah.
Sempat diwarnai polemik hingga pertandingan dinyatakan batal, perjuangan atlet-atlet panjat tebing Karimun akhirnya berbuah manis. Bukan sekadar mampu kembali ke arena pertandingan, mereka justru tampil gemilang dengan memborong delapan medali sekaligus memastikan diri sebagai juara umum.
Empat medali emas, satu perak, dan tiga perunggu berhasil dibawa pulang dari arena pertandingan. Sebuah pencapaian membanggakan yang menjadi bukti ketangguhan dan semangat juang para atlet di tengah situasi yang sebelumnya sempat menghadirkan ketidakpastian.
Seolah menjawab keraguan yang sempat muncul, atlet panjat tebing Karimun langsung menunjukkan kemampuan terbaiknya ketika pertandingan kembali digelar.
Medali emas pertama dipersembahkan melalui nomor lead tim campuran pada 3 November 2026. Pasangan Eka Fitrah Purwandra dan Cinta Laura sukses menempati posisi tertinggi sekaligus membuka jalan bagi prestasi berikutnya.
Sehari berselang, tepatnya 4 November 2026, perjuangan atlet Karimun kembali menghasilkan dua medali perunggu.
Masing-masing diraih tim lead putra yang diperkuat Fadly Syahputra, M. Nazirul Najmi, dan Khoirul Musthofa, serta tim lead putri yang diperkuat Nur Thasya Mustiqa Putri, Nursyakila Amanda Putri, dan Indah Latisya.
Pundi-pundi medali semakin bertambah pada 6 November 2026. Kali ini, atlet panjat tebing Karimun tampil luar biasa di nomor speed dengan memborong tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu.
Emas pertama dari nomor speed dipersembahkan tim putra yang diperkuat M. Nazirul Najmi, Eka Fitrah Purwandra, dan Ari Agustiyar.
Disusul tim speed putri yang diperkuat Nur Thasya Mustiqa Putri, Nursyakila Amanda Putri, dan Syalaisha Adindha Fatihah.
Sementara emas ketiga pada hari tersebut diraih pasangan Ari Gustiyar dan Cinta Laura dari nomor speed tim campuran.
Tak berhenti sampai di situ, Syalaisha Adindha Fatihah turut menyumbangkan medali perak dari nomor speed perorangan putri. Sedangkan Fadly Syahputra mempersembahkan medali perunggu dari nomor speed perorangan putra.
Delapan medali yang diraih tersebut menjadi catatan prestasi tersendiri bagi panjat tebing Karimun. Empat emas yang dikumpulkan menjadi penegas dominasi atlet-atlet Karimun di sejumlah nomor pertandingan.
Bangkit dari Polemik, Berbuah Prestasi
Keberhasilan panjat tebing Karimun menjadi juara umum terasa semakin istimewa jika melihat perjalanan yang harus dilalui sebelum pertandingan berlangsung.
Sebelumnya, cabang olahraga ini sempat menjadi sorotan akibat polemik terkait persyaratan atlet, khususnya persoalan KTP dan domisili. Situasi tersebut bahkan sempat membuat sejumlah pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dari Karimun, Tanjungpinang, Natuna, dan Bintan melakukan aksi walkout.
Setelah melalui perjuangan FPTI dari Karimun, Bintan, Tanjung Pinang dan Natuna, dalam proses musyawarah dan kesepakatan bersama, pertandingan panjat tebing Porprov Kepri VI 2026 akhirnya kembali dilanjutkan.
Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh atlet Karimun. Mereka tidak larut dalam polemik yang terjadi, melainkan memilih menjawabnya melalui perjuangan dan prestasi di arena pertandingan.
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Karimun, Mohd. Ardhoni, menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas pencapaian para atlet.
“Alhamdulillah, perjuangan yang luar biasa. Panjat tebing Karimun juara di cabornya. Kami sangat bangga dan mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang sudah memberikan hasil terbaik untuk Karimun. Ini menjadi semangat bagi kita semua,” ujar Ardhoni pada sabtu (7-11-2026) pagi.
Bagi Ardhoni, keberhasilan tersebut merupakan kebanggaan bagi keluarga besar panjat tebing Karimun. Perjuangan para atlet yang mampu melewati situasi tidak mudah hingga akhirnya berdiri di podium juara menjadi pencapaian yang patut diapresiasi.
Empat medali emas, satu perak, dan tiga perunggu bukan hanya memperkaya koleksi medali kontingen Kabupaten Karimun di Porprov Kepri VI 2026. Lebih dari itu, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa semangat juang dan kekompakan mampu membawa atlet melewati berbagai tantangan.
Polemik mungkin sempat mewarnai perjalanan mereka. Namun, pada akhirnya, prestasi di arena pertandingan menjadi jawaban paling nyata.
Panjat tebing Karimun pun menutup perjuangannya dengan catatan membanggakan: delapan medali dan gelar juara umum Porprov Kepri VI 2026.
*Nichita Bella







