KARIMUN, beritakita.info — Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan di lapangan upacara, tetapi juga tumbuh subur di lingkungan warga. Suasana penuh tawa dan kebersamaan menyelimuti lingkungan RT 01 RW 02 Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral, saat warga kompak menggelar lomba permainan rakyat dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81, Sabtu (29/8/2026).
Beragam lomba khas perayaan kemerdekaan dipertandingkan, mulai dari makan kerupuk, balap karung, memasukkan kelereng ke botol, hingga lomba khusus ibu-ibu seperti memasukkan benang ke jarum dan joged balon. Kegiatan ini diikuti antusiasme tinggi dari anak-anak hingga warga dewasa.

Ketua RT 01 RW 02 Kelurahan Meral Kota, Didang Syarifuddin, mengatakan bahwa kegiatan ini sudah menjadi tradisi tahunan warga. Tujuannya bukan sekadar merayakan kemerdekaan, melainkan mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan semangat kebersamaan antarwarga.
“Guna memupuk rasa nasionalisme serta menjaga kekompakan dan kekerabatan antarwarga, kami di RT 01 RW 02 Kelurahan Meral Kota memang setiap tahun menggelar permainan rakyat ini. Ini sudah menjadi tradisi yang kami jaga bersama,” ungkap Didang.
Kegiatan ini terselenggara berkat gotong royong warga dan dukungan para donatur setempat. Didang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang sudah bergotong royong bersama menggelar kegiatan permainan rakyat pada hari ini. Terima kasih juga kami ucapkan kepada para donatur yang sudah menyisihkan sebagian rezeki untuk pelaksanaan kegiatan ini,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Tengku Junizar, menjelaskan bahwa perlombaan dibagi menjadi dua kategori, yaitu untuk anak-anak dan untuk ibu-ibu dewasa, agar semua kalangan dapat berpartisipasi.
“Untuk anak-anak tadi ada lomba makan kerupuk, balap karung, memasukkan jarum ke botol dan sendok kelereng, serta memecahkan balon. Sedangkan untuk ibu-ibu dewasa ada lomba memasukkan benang dalam jarum, joged balon, memecahkan balon, estafet tepung, dan lomba dandan,” sebut Tengku Junizar.
Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang juara 1 hingga 3, serta dilanjutkan dengan hiburan masyarakat yang semakin mempererat kebersamaan warga. Suasana penuh kegembiraan ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dan gotong royong tetap hidup dan dijaga bersama di tengah masyarakat.
*Nichita Bella









