Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaKarimunTingkatkan Keterampilan Personil, Bandar Udara RHA Karimun Gelar Partial Exercise
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Tingkatkan Keterampilan Personil, Bandar Udara RHA Karimun Gelar Partial Exercise

Karimun- Agar sigap menghadapi keadaan darurat seperti resiko kecelakaan pesawat di Daerah Lingkungan Kerja (DLKr), Bandar Udara (Bandara) Raja Haji Abdullah (RHA) Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau menggelar Latihan Pengendalian Keadaan Darurat (PKD) Partial Exercise berskala kecil pada Sabtu (18/12/2021) Pagi


Partial Exercise bertujuan untuk meningkatkan keterampilan personil serta menguji kehandalan sarana dan prasarana penunjang, termasuk instansi lainnya di sekitar bandara. 

Dalam latihan Pengendalian Keadaan Darurat (PKD) itu mensimulasikan pesawat dengan 12 penumpang dan 2 crew yang mengalami engine trouble atau permasalahan mesin saat akan landing atau mendarat,  sehingga pesawat tergelincir keluar di sebelah sisi kanan runway 27 dan terjadi kobaran api yang cukup besar.

Melihat kejadian tersebut, Unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Raja Haji Abdullah dengan sigap dan cepat menurunkan Kendaraan Foam Tender Type IV dan V yang merupakan kendaraan canggih yang mampu menyemburkan air dengan kuat guna untuk memadamkan api yang sudah berkobar tersebut.


Tidak lupa kendaraan ambulance yang akan digunakan untuk mengevakuasi para korban yang sudah tergeletak dengan keadaan yang luka-luka.


Menurut pantauan, keadaan semakin menegangkan dengan suara sirine dari tiap kendaraan, namun tidak boleh satu orang pun mendekat selain petugas.


Para petugas dapat menguasai kobaran api tersebut dalam waktu yang sangat singkat, cukup sekitar 2 menit, kobaran api berhasil dipadamkan. Para korban berhasil dievakuasi dengan ambulans.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Raja Haji Abdullah (RHA) Kabupaten Karimun, Fanani Zuhri menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan simulasi atau metode pelatihan yang dilaksanakan guna untuk kesiapan dalam menghadapi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

“Latihan ini akan dilaksanakan rutin untuk melatih fungsi komando, komunikasi dan koordinasi antar unit operasional bandar udara guna mempertahankan dan mengevaluasi kecakapan personel bandar udara dan personel keamanan penerbangan dalam menghadapi Keadaan darurat seperti resiko kecelakaan pesawat di Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) Bandar Udara Raja Haji Abdullah,” ungkap Fanani Zuhri

Kata Fanani, meskipun latihan tersebut masih dengan skala kecil, namun kondisi lapangan disimulasikan dengan situasi yang mungkin terjadi saat keadaan darurat. 

“Ketika keadaan darurat resiko kecelakaan penerbangan pada saat Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav) menginformasikan adanya kendala di pesawat saat akan landing, respon time dalam penyelamatan pesawat dan penumpang menjadi tolak ukur keberhasilan latihan ini,” ujar Fanani

Fanani mengatakan bahwa latihan skala kecil ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) dengan skala besar. 

“Ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) dengan skala besar guna meningkatkan keterampilan maupun kemampuan personel, serta mempererat koordinasi lintas sectoral yang terlibat dalam Komite Keselamatan Penerbangan,” jelas Fanani

Menurut Fanani, tujuan utama latihan ini adalah memperkecil jumlah korban maupun kerugian materil apabila terjadi keadaan darurat di bandar udara, baik dalam memberikan pelayanan pertolongan maupun penyelamatan secara cepat dan tepat.


Dari pemantauan di lapangan, latihan berjalan dengan lancar dan cukup menegangkan, warga sekitar pun cukup berantusias melihat dari kejauhan.


Unit yang terlibat dalam simulasi ini, di antaranya yakni Maskapai Penerbangan, Ground Handling, Perum Aero Comm Officer LPPNPI Tanjung Balai Karimun, Unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK), Unit Aviation Security (AVSEC), Polsek Tebing, serta seluruh staf Kantor UPBU Raja Haji Abdullah. 


Diakhir kesempatan Fanani mengucapkan terimakasih serta apresiasi kepada semua pihak.


“Terimakasih serta apresiasi kepada semua pihak. Saya berharap kepada semua personil untuk terus mengasah dan melatih guna memantapkan serta meningkatkan sistem keselamatan keamanan dalam penanggulangan keadaan darurat di Bandar Udara Raja Haji Abdullah,” pungkas Fanani


*Nichita Bella

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular