Senin, Mei 4, 2026
BerandaNasionalMenjemput Sejuk di Serambi Mushala: Langkah Sosial PT TIMAH Tbk di Desa...

Menjemput Sejuk di Serambi Mushala: Langkah Sosial PT TIMAH Tbk di Desa Gemuruh

KARIMUN, beritakita.info – Bagi warga Desa Gemuruh di Kecamatan Kundur Barat, Ramadan tahun ini terasa sedikit berbeda. Di tengah cuaca musim panas yang mulai menyengat, kenyamanan beribadah di lima musala desa tersebut dipastikan meningkat menyusul langkah taktis PT TIMAH Tbk yang memberikan bantuan sarana pendingin ruangan (AC).

Penyerahan bantuan yang dilakukan oleh tim CSR PT TIMAH Tbk pada Kamis (5/2/2026) ini menyasar lima titik pusat ibadah warga, yakni Musala Rania El Barjawi, Sabariatul Janah, Al-Fatah, Nurul Huda, dan An-Nur. Langkah ini bukan sekadar donasi perangkat elektronik, melainkan upaya perusahaan dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat menjelang bulan suci.

Momentum Tepat Menjelang Ramadan

Kepala Desa Gemuruh, Ari Supriadi Nurfaizal, tidak menutupi apresiasinya atas bantuan tersebut. Menurutnya, keberadaan pendingin ruangan adalah hal krusial yang selama ini belum dimiliki oleh kelima musala tersebut.

“Ini memang kebutuhan, apalagi menjelang Bulan Ramadan dan memasuki musim panas. Lima musala ini memang sebelumnya belum memiliki AC,” ujar Ari di sela-sela prosesi penyerahan bantuan.

Ari menekankan bahwa kenyamanan fisik dalam ruang ibadah memiliki korelasi langsung dengan kekhusyukan jemaah. Namun, ia juga menitipkan pesan kepada para pengurus musala agar fasilitas tersebut tidak sekadar digunakan, tetapi juga dirawat sebagai aset bersama. “Bantuan ini harus dijaga dengan baik, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh para jemaah,” tambahnya.

Spektrum Sosial yang Meluas

Langkah PT TIMAH Tbk di Desa Gemuruh sebenarnya hanya satu fragmen dari mozaik kegiatan sosial perusahaan di wilayah Karimun. Ari mencatat, kehadiran emiten pertambangan timah ini telah menyentuh berbagai sendi kehidupan warga, mulai dari urusan kesehatan melalui program Mobil Sehat, pembangunan rumah layak huni, hingga sokongan bagi pelaku UMKM lokal.

Dukungan multi-sektor ini dinilai sebagai bentuk sinergi yang sehat antara industri ekstraktif dengan komunitas sekitar operasional. Kehadiran perusahaan diharapkan tidak hanya dilihat dari aktivitas produksinya, tetapi juga dari kontribusinya dalam menaikkan standar kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut. Semoga PT TIMAH Tbk semakin jaya sehingga dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat juga semakin luas,” pungkas Ari.

Di tengah tantangan iklim dan ekonomi, inisiatif sederhana seperti memberikan kesejukan di ruang ibadah menjadi bukti bahwa kepekaan korporasi terhadap detail terkecil dalam kehidupan masyarakat dapat menciptakan relasi yang harmonis dan berkelanjutan.(*)