KARIMUN, beritakita.info– Semangat memajukan olahraga bela diri tradisional semakin berkobar. Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Karimun, Muhammad Holik, turut hadir dan duduk bersama dalam Rapat Kerja IPSI Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Batam, pada Minggu (10/5/2026).
Pertemuan strategis ini menjadi langkah penting untuk menyusun peta jalan pembinaan atlet dan merencanakan agenda besar ke depan, baik di tingkat daerah maupun kancah internasional.
Bagi Muhammad Holik yang juga merupakan pengurus utama Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kabupaten Karimun, kehadirannya dalam rapat kerja ini membawa satu harapan besar, yakni agar Karimun mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari pengurus provinsi.
Dukungan tersebut dinilainya sangat krusial untuk memacu kemajuan pencak silat di Bumi Berazam, sekaligus mempersiapkan bibit-bibit unggul yang mampu bersaing di pesta olahraga tingkat nasional hingga mancanegara.
“Harapan kami sangat jelas dan besar. Kami ingin pencak silat di Karimun semakin maju pesat. Untuk itu, kami berharap mendapatkan dukungan penuh, arahan, dan perhatian dari IPSI Provinsi Kepri,” ungkap Muhammad Holik usai mengikuti rapat kerja.
Kata Holik, dengan kerjasama yang amat kuat dan kompak, pihaknya yakin bisa mencetak bibit-bibit unggul dari Kabupaten Karimun nantinya.
“Dengan sinergi yang kuat, kami yakin bisa mencetak dan melahirkan atlet-atlet andalan yang tidak hanya berprestasi di tingkat kabupaten saja, tetapi sanggup bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan hingga ke kancah internasional,” ujar Holik
Dalam pertemuan di Batam tersebut, sejumlah keputusan strategis telah disepakati dan menjadi landasan kerja seluruh pengurus kabupaten/kota se-Kepri hingga tahun mendatang. Ada tiga poin utama hasil keputusan rapat yang menjadi sorotan, di antaranya terkait regenerasi kepemimpinan, kerjasama lintas negara, hingga persiapan ajang olahraga besar tahun ini.
Poin pertama, IPSI Provinsi Kepri dipastikan akan menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pada Juli 2026 mendatang. Agenda utama Musprov ini adalah pemilihan Ketua IPSI Provinsi untuk masa bakti 2026–2030, menyusul berakhirnya masa tugas kepengurusan yang sedang menjabat saat ini. Langkah ini dianggap penting untuk menyegarkan organisasi dengan semangat dan visi baru yang lebih progresif.
Poin kedua yang tak kalah menarik adalah rencana pengaktifan kembali ajang bergengsi Sijori Pencaksilat Cup. Melalui rapat tersebut, disepakati akan menjalin koordinasi dan kerjasama erat dengan negara tetangga, yaitu Singapura dan Malaysia. Event bertaraf internasional ini nantinya tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga diharapkan mampu menarik minat wisatawan mancanegara dan mempererat persaudaraan antarnegara serumpun.
“Kerjasama lintas negara ini sangat positif. Pencak silat adalah warisan budaya kita, dan lewat event Sijori ini kita bisa sekaligus mempromosikan pariwisata daerah serta memperkuat tali persaudaraan dengan saudara kita di Singapura dan Malaysia,” tambah Holik menanggapi hasil keputusan rapat.
Selain agenda jangka panjang, IPSI Provinsi juga menaruh fokus besar pada agenda olahraga tahun 2026. Secara khusus disepakati seluruh elemen organisasi harus bergerak bersatu dan mempersiapkan diri guna menyukseskan dua even besar, yakni Pekan Olahraga Daerah (Popda) yang tahun ini akan digelar di Kabupaten Karimun, serta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan berlangsung di Tanjungpinang.
Muhammad Holik menegaskan, pihaknya sudah bersiap diri dan akan berkoordinasi dengan seluruh perguruan silat yang ada di Karimun untuk menyambut dua ajang tersebut. Ia mengatakan, Karimun tidak hanya menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga berupaya untuk turun ke gelanggang dengan membawa target medali yang membanggakan.
“Kami siap menyukseskan Popda di Karimun dan mendukung penuh Porprov di Tanjungpinang. Ini adalah momen emas bagi atlet-atlet Karimun untuk membuktikan diri. Kami pastikan pembinaan dilakukan lebih intensif, agar nanti mereka bisa tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah,” pungkas Holik
Dengan adanya arah kebijakan yang jelas dari tingkat provinsi, Muhammad Holik optimis organisasi IPSI Karimun semakin kokoh. Dukungan penuh dari atas ditambah semangat pengurus dan atlet diharapkan mampu mengangkat derajat pencak silat Karimun menjadi salah satu kekuatan utama olahraga bela diri di Provinsi Kepulauan Riau.
*Nichita Bella
