Karimun, beritakita.info- Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Karimun terus melaju. Dari 20 titik prioritas yang menjadi fokus utama, empat di antaranya telah rampung 100 persen dan kini memasuki tahap penyempurnaan. Pemerintah daerah bersama Kodim 0317/Tanjung Balai Karimun terus bergerak cepat mengejar target penyelesaian seluruhnya hingga Agustus 2026 mendatang.
Perkembangan ini disampaikan dalam rapat koordinasi lintas instansi. Meski dihadapkan pada tantangan wilayah kepulauan, komitmen bersama tetap dijaga agar program prioritas nasional ini berjalan sesuai rencana.
Komandan Kodim 0317/TBK, Letkol Inf. Andit Franata, mengungkapkan progres di lapangan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Salah satu yang sudah selesai bahkan telah diresmikan dengan syukuran di Kelurahan Darussalam.
“Alhamdulillah, empat titik prioritas sudah selesai secara fisik dan tinggal penyempurnaan. Sementara 16 titik lainnya berjalan cukup baik dengan progres berkisar 34 hingga 80 persen. Tantangannya memang ada, mulai dari pengiriman material antar pulau, ketersediaan angkutan, hingga tenaga kerja, tapi kami terus cari solusi bersama,” jelasnya.
Ia juga menyebut dua kebutuhan utama yang sedang difasilitasi yakni pasokan listrik dan air bersih. Sebagian besar wilayah masih menggunakan jaringan satu fasa, padahal operasional koperasi memerlukan daya 16.500 VA tiga fasa. Namun PLN telah menyatakan dukungan penuh. Begitu pula dengan penyediaan air bersih yang dikoordinasikan bersama PDAM dan TNI siap membantu jika diperlukan.
Terkait lahan, pemerintah juga menyiapkan jalan keluar. Bagi yang belum memiliki lahan sendiri, dapat memanfaatkan aset instansi lain melalui izin resmi, atau difasilitasi pengadaannya oleh pemkab.
Sementara itu, Bupati Karimun, Iskandarsyah, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah. Program ini dinilai strategis untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
“Ini program kebanggaan nasional. Kami dukung sepenuhnya, baik dari sisi pembiayaan yang akan disiapkan lewat APBD Perubahan 2026 dan APBD 2027, maupun bantuan legalitas lahan bersama BPN. Target kami jelas, 20 titik ini selesai seluruhnya paling lambat Agustus nanti,” tegasnya.
Dengan sinergi yang terjalin antara TNI, PLN, PDAM, BPN, hingga pemerintah desa, diharapkan seluruh koperasi dapat segera beroperasi. Kehadirannya nanti diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian warga Karimun.
*Nichita Bella



