Karimun, beritakita.info – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karimun resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pencanangan kegiatan ditandai dengan apel resmi yang digelar di halaman rumah dinas Bupati Karimun pada Senin pagi (15/6/2026). Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Karimun Iskandarsyah menjadi responden pertama, disusul Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole sebagai responden kedua.
Kepala BPS Kabupaten Karimun, Lulus Haryono, menjelaskan bahwa sensus ini merupakan agenda penting berskala nasional yang bertujuan memotret kondisi ekonomi dan sosial secara menyeluruh. Data yang dihimpun akan menjadi dasar utama dalam menyusun kebijakan pembangunan dan program strategis, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Pelaksanaan sensus sudah dimulai sejak 1 Mei 2026 untuk pendataan usaha menengah dan besar melalui kerja sama dengan berbagai instansi. Kini, mulai hari ini hingga 31 Agustus 2026, kami masuk ke tahap pendataan langsung dari rumah ke rumah yang menjangkau seluruh wilayah Karimun,” ujarnya.
Secara keseluruhan, sensus ini akan mencatat sebanyak 20.316 unit usaha dan melibatkan 91.437 kepala keluarga sebagai basis data sosial ekonomi. Sebanyak 207 petugas telah disiapkan, terdiri dari petugas pencacah dan pemeriksa lapangan yang telah mendapatkan pembekalan khusus.
Untuk menjamin keamanan dan keaslian petugas, Lulus mengimbau masyarakat agar teliti sebelum memberikan data.

“Petugas kami memiliki identitas lengkap, rompi resmi, surat tugas, dan tanda pengenal. Jika ragu, silakan konfirmasi ke kelurahan, desa, atau RT/RW setempat. Hal ini sesuai prosedur operasional yang kami terapkan,” tegas Lulus
Sementara itu, Bupati Karimun Iskandarsyah menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelaksanaan sensus ini. Ia menekankan pentingnya akurasi data sebagai modal utama pembangunan.

“Data yang akurat adalah fondasi bagi kami untuk merancang kebijakan. Hasil sensus ini akan menjawab dua tantangan utama di Karimun yakni membuka lapangan kerja dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Kami akan gunakan datanya untuk mengembangkan UMKM, pariwisata, serta mempermudah perizinan usaha,” jelasnya.
Ia juga memastikan seluruh jajaran pemerintah daerah mulai dari camat, lurah, kepala desa, hingga unsur Forkopimda siap mendukung kelancaran kegiatan ini, termasuk dari sisi keamanan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan pelaku usaha dari skala mikro hingga besar untuk berpartisipasi aktif dan memberikan data yang benar. Kesuksesan sensus ini adalah kesuksesan kita bersama,” tambah Bupati.
Dari sisi keamanan, Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani menegaskan jajarannya akan mengawal proses pendataan agar berjalan lancar dan aman.

“Kami instruksikan seluruh anggota, termasuk Bhabinkamtibmas, untuk mendampingi dan memastikan keamanan petugas di lapangan. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan memeriksa keabsahan petugas sebelum memberikan informasi data,” pungkasnya.

Nantinya, setiap rumah tangga atau tempat usaha yang telah didata akan ditempeli stiker resmi bertuliskan Sensus Ekonomi 2026 sebagai tanda telah selesai dicacah.
*Nichita Bella



