Selasa, April 13, 2021
Beranda Karimun Dengan Prosesi Tepuk Tepung Tawar, Bupati Rafiq Resmikan Kapal Angkatan Laut Pelawan

Dengan Prosesi Tepuk Tepung Tawar, Bupati Rafiq Resmikan Kapal Angkatan Laut Pelawan


Karimun- Bupati Karimun Aunur Rafiq  bersama Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK) Letkol Laut (P) Mandri Kartono beserta Forum  Koordinasi Pimpinan Daerah ( FKPD) Kabupaten Karimun, meresmikan Kapal Angkatan Laut (KAL)Pelawan milik Lanal TBK dengan prosesi tepuk tepung tawar di atas KAL Pelawan tepatnya di Gladak Haluan yang tersandar di Dermaga Lanal TBK, Kamis (02/07/2020) Pagi. 


Setibanya KAL Pelawan di dermaga Lanal TBK, diiringi dengan riuhnya tabuhan kompang serta disambut hangat oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Karimun.


Sebelum masuk ke dalam kapal baru yang terbesar di Lanal TBK itu , Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Karimun memasangkan sebuah tanjak kepada Komandan KAL Pelawan bernama Kapten Laut (P) Bagus Setiawan sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang menahkodai kapal itu.

Untuk terus mendapatkan informasi dari BERITA KITA, klik subscribe dan jangan lupa dukung dengan cara klik like, comment dan share..

Prosesi adat Melayu tepung tawar yang diiringi dengan Serakal oleh petua Karimun dan didampingi oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Karimun terlihat berjalan dengan hikmat.

Ketua LAM Kabupaten Karimun, Abu Samah mengawali pelaksanaan tepuk tepung tawar pada tiang kapal yang berada di bagian depan kapal atau Gladak Haluan Meriam KAL Pelawan tersebut, kemudian disertai dengan penaburan beras kunyit yang menjadi syarat peresmian di tanah Melayu.


Prosesi tersebut diikuti oleh orang nomor satu di Kabupaten Karimun yakni Bupati Karimun Aunur Rafiq kemudian Ketua DPRD Kabupaten Karimun Muhammad Yusuf Sirat serta Letkol Laut (P) Mandri Kartono yang merupakan Komandan Lanal TBK.


Selain itu juga diikuti oleh kepala Kejaksaan Negeri Karimun Rahmat Azhar, Dandim 0317 TBK, Letkol Inf Denny, Kapolres Karimun AKBP DR Muhammad Adenan, Ketua Pengadilan Negeri TBK Joko Dwi Atmoko dan ditutup oleh Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Karimun, Sulaiman.


Dengan diresmikannya KAL Pelawan, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengucapkan selamat kepada Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) TBK karena melihat Kabupaten Karimun yang merupakan daerah yang sangat rentan terhadap tindakan kriminalitas di laut.


“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Karimun, saya mengucapkan selamat dan tahniah atas telah diberikannya KAL Pelawan untuk Danlanal TBK dari Mabes TNI AL, sebab kita merupakan daerah terdepan, terluar dan daerah perbatasan yang sangat rentan terhadap kejahatan yang ada di laut,” ungkap Bupati Karimun Aunur Rafiq.


Bupati Rafiq mengatakan, berbagai tindakan kriminalitas di Kabupaten Karimun khususnya di laut diharapkan dapat dikendalikan dengan menciptakan suasana yang kondusif.


“Baik itu perdagangan orang, perdagangan barang, termasuk juga tentang penyelundupan khususnya narkoba dan juga masalah pekerja migran Indonesia. Tentunya dengan adanya kapal patroli yang lebih baik, dan lebih besar ini akan terbantu, kapal-kapal perang atau KRI yang selama ini juga sudah melakukan pengamanan di daerah perbatasan. Mudah-mudahan dengan ini dapat memberikan suasana yang kondusif khususnya di perairan Tanjung Balai Karimun, semoga sukses selalu dan Jalesveva Jayamahe,” ujar Bupati Rafiq


Sementara sebagai orang nomor satu di Lanal TBK, Komandan Lanal TBK, Letkol Laut (P) Mandri Kartono mengatakan bahwa di dalam kapal tempur yang berukuran panjang 28 meter lebar 6 meter dengan kecepatan 28 knots tersebut telah di persiapkan berbagai senjata yang akan digunakan untuk menghadapi tantangan di laut.


“Spesifikasi kapal ini memiliki panjang 28,8 meter dengan kecepatan yang mencapai maksimal kecepatan 30 knots, di haluan ada meriam ukuran 20 milimeter kemudian diburitan ada 2 meriam dengan ukuran 12,7 milimeter kanan dan 12,7 milimeter kiri, ini diluar dari senjata ringan dalam arti laras panjang,” jelas Danlanal Mandri


Kata Danlanal Mandri, nama KAL tersebut sengaja diambil dari nama sebuah pantai yang ada di Tanjungbalai Karimun.


“Pemberian nama di ambil dari pantai pelawan di Karimun yang letak nya strategis dengan  berada di wilayah barat, kita berharap kapal ini bisa menambah kekuatan kita dalam menjaga situasi Karimun hingga aman dan kondusif,” ujar Danlanal Mandri

Dengan adanya kekuatan baru, Danlanal Mandri berpesan kepada para pelaku  kriminal di laut untuk mengurungkan niat jahatnya karena pihaknya selalu bersinergi dalam berupaya memberantas tindakan yang melanggar hukum.

“Saya ingatkan kepada seluruh pelaku kegiatan ilegal di laut pesan saya singkat aja , you cant run but you can’t hide yang artinya Kamu bisa berlari ke mana pun tapi tidak akan bisa sembunyi, kami selalu bersinergi dengan Dandim ada Kapolres serta rekan-rekan yang lain yang selalu memberikan informasi kepada kami,” pungkas Danlanal Mandri

Usai melakukan tepuk tepung tawar, Bupati bersama Forkopimda berjalan menuju bagian belakang kapal yang disebut Buritan untuk melaksanakan syukuran bersama. 


Kemudian para tamu undangan disuguhkan makanan khas Melayu yakni pulut kuning yang selalu dihidangkan setiap melakukan selamatan di tanah Melayu Kabupaten Karimun.


Bupati bersama Forkopimda kemudian melakukan sesi foto bersama dan meningalkan dermaga menuju gedung Usman Harun untuk melanjutkan coffe morning bersama.

Reporter: Nada Suhallah

GALLERY FOTO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular