Senin, Mei 4, 2026
BerandaKarimunOlah Rebon Jadi Terasi "Belacan Cinta", KWT di Karimun Dimandiriakan oleh PT...

Olah Rebon Jadi Terasi “Belacan Cinta”, KWT di Karimun Dimandiriakan oleh PT TIMAH

KARIMUN, beritakita.info – Potensi sumber daya alam laut di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, kini berhasil diubah menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan. Berkat pembinaan dan dukungan penuh dari PT TIMAH (Persero) Tbk, Kelompok Wanita Tani (KWT) Lanjut Lestari kini mampu mengolah udang rebon menjadi produk olahan bernilai tinggi dengan merek dagang “Belacan Cinta”.

Kelompok yang beranggotakan 10 orang ibu-ibu ini merupakan mitra binaan yang tumbuh dari Pokdakan Tuah Bersatu, yang juga dikembangkan oleh PT TIMAH. Kehadiran program pemberdayaan ini membawa perubahan signifikan, khususnya dalam meningkatkan peran dan ekonomi perempuan di desa tersebut.

Ketua KWT Lanjut Lestari, Susilawati, menceritakan perjalanan kelompoknya. Awalnya, para ibu hanya melihat potensi rebon yang melimpah namun belum diolah secara maksimal. Setelah mendapatkan pelatihan dan pendampingan intensif, kemampuan mereka pun meningkat drastis.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Awalnya kami tidak tahu cara membuat belacan, tapi setelah diberikan pelatihan, sekarang kami sudah bisa memproduksi sendiri,” ujar Susilawati dengan bangga.

Ia menjelaskan lebih lanjut, udang rebon yang sebelumnya hanya dijual mentah, kini diolah menjadi terasi berkualitas yang siap jual.

“Di tempat kami banyak potensi udang rebon. Dari situ kami dibina PT TIMAH bersama Pokdakan untuk mengolahnya menjadi terasi. Sekarang sudah jadi produk yang bisa dijual,” tambahnya.

Tak hanya pelatihan, PT TIMAH juga memfasilitasi kelompok ini dengan sarana dan prasarana produksi yang memadai. Mulai dari pembangunan rumah produksi, penyediaan alat, hingga mesin pengolahan, semuanya disediakan agar proses produksi berjalan lebih efektif dan profesional.

“Dukungan dari PT TIMAH sangat besar, mulai dari alat produksi, mesin, sampai dibangunkan tempat produksi. Kami benar-benar didukung penuh,” ungkapnya.

Hasil dari usaha ini pun sudah sangat terasa dampaknya bagi para anggota. Para ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan sendiri, kini mampu menyumbang pendapatan tambahan untuk keluarga.

“Alhamdulillah, sekarang kami punya penghasilan, walaupun tidak besar tapi sangat membantu meringankan beban suami. Hasil penjualan juga kami gunakan untuk kas kelompok dan dana sosial,” tambah Susilawati.

Saat ini, produk Belacan Cinta sudah mulai menembus pasar, mulai dari warung-warung di sekitar desa hingga menjangkau pasar yang lebih luas seperti Tanjung Balai Karimun dan Batam.

Menutup percakapannya, Susilawati menyampaikan harapan besar agar sinergi ini terus berlanjut.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan ini. Semoga ke depan ada program-program lainnya dan kami bisa terus dibina sampai benar-benar mandiri,” harapnya.

Kesuksesan KWT Lanjut Lestari ini merupakan bukti nyata komitmen PT TIMAH melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal.

 *Nichita Bella