Sabtu, April 13, 2024
BerandaPeristiwaPenemuan Mayat Bayi Gegerkan Warga Bukit Kapur Dumai, Diduga Hasil Hubungan Gelap
spot_img

Penemuan Mayat Bayi Gegerkan Warga Bukit Kapur Dumai, Diduga Hasil Hubungan Gelap

Personel Polsek Bukit Kapur saat mengevakuasi mayat bayi yang ditemukan di belakang rumah warga RT 05 Jalan Pawang Sidik, Kelurahan Bukit Nenas

Dumai, Beritakita info – Warga Kecamatan Bukit Kapur, khususnya yang berada di Kelurahan Bukit Nenas, RT 05 jalan Pawang Sidik dikejutkan dengan penemuan mayat bayi di belakang rumah Iman Jaya pada, Selasa (10/1/2023) sekira pukul 09.30 WIB.

Bayi yang diperkirakan masih berusia di bawah satu pekan itu ditemukan dengan kondisi ari-ari masih menempel dan muka merah lebam.

Mayat bayi tersebut terbungkus baju berwarna ungu dan dimasukan ke dalam ember ditutup menggunakan kain.

Kapolres Dumai, AKBP Nurhadi Ismanto saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Bukit Kapur, Iptu Irsanuddin Harahap membenarkan adanya penemuan bayi yang dibuang sang ibu.

“Jenazah pertama kali ditemukan istri Iman Jaya yang malam sebelum bayi tersebut ditemukan sempat mendengar suara kucing yang tidak berhenti-henti dibelakang rumahnya. Karena takut keluar, malam tersebut istri sang pemilik rumah membiarkan saja suara kucing,” kata Iptu Irsanuddin Harahap.

Setelah pagi hari, jelas Iptu Irsanuddin, istri pemilik rumah memeriksa belakang rumahnya dan menemukan ada ember yang ditutup, saat dibuka ternyata berisi mayat bayi.

Atas hal itu, dia lantas melaporkan kepada ketua RT dan ke petugas Polsek Bukit Kapur yang sedang melaksanakan piket.

“Mendapatkan laporan tersebut anggota langsung turun ke lokasi penemuan jenazah bayi dan melakukan penyelidikan. Kami berhasil mengungkap siapa ibu sang bayi malang tersebut,” ucap Iptu Irsanuddin.

Setelah melakukan penyelidikan, tim langsung mengamankan sang ibu korban berinisial WI warga Kelurahan Bukit Nenas, Kecamatan Bukit Kapur.

“Gerak cepat, anggota di lapangan berhasil mengamankan WI sang ibu bayi malang yang berusaha kabur dan sudah memesan mobil melalui aplikasi untuk meninggalkan kediamannya,” ungkap Iptu Irsanuddin.

Dari hasil interogasi, WI mengakui bahwa bayi tersebut adalah anaknya. WI yang bekerja sebagai pemandu lagu di salah satu hiburan malam di Kota Pekan Baru juga tidak mengetahui siapa ayah sang bayi.

“Bayi yang ditemukan tersebut merupakan korban aborsi karena sang ibu belum menginginkan kehadiran sang bayi,” ucap Iptu Irsanuddin.

Saat ini, kasus sedang ditangani oleh unit PPA Polres Dumai dan WI sudah diamankan di Mapolres Dumai untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (RED/CK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular