KARIMUN, beritakita.info – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Kabupaten Karimun ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke-X Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Karimun menyatakan kesiapan seratus persen menyelenggarakan ajang bergengsi ini sekaligus mengincar dampak positif bagi prestasi olahraga dan perekonomian warga.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Karimun, Iskandarsyah, dalam konferensi pers yang digelar Sabtu (27/6/2026) di Rumah Dinas Bupati Karimun. Menurutnya, kesempatan ini bukan sekadar kegiatan olahraga, melainkan langkah strategis mempromosikan potensi daerah.
“Ini peluang emas agar nama Karimun makin dikenal luas. Perhelatan ini kami jadikan sarana memperkenalkan Bumi Berazam mulai dari peluang investasi hingga keindahan tempat wisata yang kami miliki,” ujar Bupati Iskandarsyah.
Perhelatan yang dihadiri ribuan peserta, petugas, dan pendukung ini diproyeksikan menggerakkan roda perekonomian daerah secara nyata. Diperkirakan total uang yang beredar selama kegiatan berlangsung dapat mencapai angka Rp4,2 miliar.
Pemerintah pun telah membuka peluang seluas-luasnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat untuk ikut berpartisipasi berjualan. Namun ada pesan tegas yang disampaikan Bupati demi menjaga nama baik Karimun.
“Saya berpesan dengan tegas kepada seluruh pedagang dan pelaku usaha agar jangan menaikkan harga barang atau jasa hanya karena ada acara besar. Mari kita buktikan bahwa masyarakat Karimun adalah tuan rumah yang ramah, jujur, dan bermartabat,” imbaunya.
Tak hanya berburu keuntungan ekonomi, kontingen Karimun juga memasang target prestasi yang ambisius, yaitu menembus tiga peringkat teratas se-Kepulauan Riau. Cabang olahraga andalan yang diharapkan mendulang medali emas antara lain sepak bola, bola voli, tenis lapangan, dan bola basket. Tahun ini turut ditampilkan cabang ekshibisi karate.
Meski sasaran tinggi ditetapkan, Dinas Pemuda dan Olahraga menjamin tidak akan membebani mental para atlet pelajar. Sebagai penyemangat, Bupati bersama Wakil Bupati berencana bertatap muka langsung dan memberikan dukungan moril kepada seluruh wakil daerah pada Senin (29/6) mendatang.
Dalam kesempatan itu, juga kembali diperkenalkan maskot resmi bernama “Wak Udang”. Berbentuk udang berwarna merah yang mengenakan tanjak, sosok ini melambangkan keberanian, ketangguhan masyarakat pesisir, serta kearifan budaya Melayu yang kental di Karimun.
Terkait akses informasi bagi awak media maupun masyarakat umum, pemerintah berjanji menyediakan pusat peliputan atau Media Center. Segala data jadwal pertandingan hingga perolehan medali akan disajikan secara cepat, tepat, dan terbuka.
*Nichita Bella



