KARIMUN, beritakita.info– Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Daerah Kepulauan Riau resmi melantik kepengurusan baru JSIT Kabupaten Karimun untuk periode 2025-2029. Pelantikan ini dilakukan usai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 yang berlangsung di Aula Al-Ishlah, pada Sabtu (11/4/2026).
Pengurus baru dikukuhkan menggantikan periode sebelumnya yang dipimpin oleh Syukri yang menjabat pada masa periode 2022-2026. Dalam struktur kepengurusan baru, Maswan Amin dipercaya menjabat sebagai Ketua JSIT Daerah Karimun.
Susunan pengurus inti lainnya antara lain Ketua Dewan Pengawas Daerah Lutfi Abdul Malik, Sekretaris Maimunah, dan Bendahara Okti Satriyani. Sementara untuk bidang-bidang, diisi oleh Soneta (Bidang I), Widiawati (Bidang II), Pendi (Bidang III), dan Mimi Sanusi (Bidang IV).

Acara ini mengusung tema “Berkolaborasi dan Berinovasi Membangun Pendidikan di Kabupaten Karimun Bumi Berazam” dan diawali dengan Seminar Pendidikan sebagai bagian dari rangkaian Musda ke-2.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua JSIT Karimun yang baru dilantik, Maswan Amin, menyampaikan tiga poin utama program kerja dan komitmennya ke depan.
“Kami memiliki tiga fokus utama. Pertama, menyatukan visi dan misi serta menjaga kekompakan antar seluruh pengurus JSIT Karimun. Kedua, melakukan peningkatan kualitas guru dan pembentukan karakter peserta didik di Sekolah Islam Terpadu. Ketiga, membangun kolaborasi yang kuat,” ujar Maswan Amin.
Lebih jauh, Maswan menegaskan pentingnya sinergi antar institusi pendidikan dan pihak terkait demi kemajuan bersama.
“Kita akan membangun kolaborasi antar sekolah Islam terpadu seperti SIT Cendekia, SIT Darul Mukmin, dan SIT Insan Mulia, serta bekerja sama dengan stakeholder terkait, dalam rangka memajukan pendidikan di lingkungan Sekolah Islam Terpadu,” tambahnya.
Dengan kepengurusan yang baru ini, diharapkan JSIT Karimun dapat terus berkontribusi nyata dalam dunia pendidikan, khususnya bagi sekolah-sekolah yang tergabung dalam organisasi tersebut.
*Nichita Bella







