Kamis, Juni 11, 2026
BerandaKarimunTunjuk Surawan Pimpin RSUD Tanjung Batu, Bupati Karimun Perintahkan Benahin Managemen, Selesaikan...
spot_img
spot_img
spot_img

Tunjuk Surawan Pimpin RSUD Tanjung Batu, Bupati Karimun Perintahkan Benahin Managemen, Selesaikan Hutang 4.3 M di 2023-2024

Karimun, beritakita.info– Bupati Karimun menegaskan tiga langkah strategis untuk membenahi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungbatu Kundur, mulai dari perbaikan tata kelola hingga penyelesaian tunggakan pembayaran yang menumpuk sejak tahun 2023. Perintah ini disampaikan seiring ditunjuknya Surawan sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Direktur RSUD Tanjungbatu Kota.

Berdasarkan data keuangan yang dirilis, RSUD Tanjungbatu memiliki total tunggakan pembayaran (tunda bayar) sebesar Rp4.267.529.250 untuk tahun 2023 dan 2024. 

Pada tahun 2023, tunggakan sebesar Rp39.537.000, seluruhnya belum dibayarkan hingga 31 Mei 2026 meski telah dianggarkan di APBD 2026.

Sementara di tahun 2024, tunggakan awal sebesar Rp4.267.529.250. Hingga akhir 2025 baru terbayar Rp493.640.388, menyisakan Rp3.773.888.862. 

Di APBD 2026 dianggarkan Rp2.908.608.749, dan per 31 Mei 2026 baru dicairkan Rp455.799.600. Sisanya yang belum dibayarkan mencapai Rp3.318.089.262, ditambah lagi Rp865.280.113 yang belum dianggarkan sama sekali.

Secara keseluruhan, tunggakan yang telah dianggarkan namun belum dibayarkan di tahun 2026 berjumlah Rp2.492.346.149.

Agar dapat memberikan pelayanan yang prima, Bupati Karimun Iskandarsyah memberikan arahan tegas kepada Surawan untuk memimpin rumah sakit dan fokus menyelesaikan permasalahan tersebut .

“Saya minta perbaikan total manajemen dan SDM, Struktur organisasi dan kualitas sumber daya manusia RSUD harus dibenahi secara menyeluruh agar layanan kesehatan berjalan profesional dan efisien,” ungkap Bupati Iskandarsyah melalui chat WhatsAppnya pada Rabu (10/6/2026) Pagi.

Selain itu Bupati Iskandarsyah juga meminta untuk fokus menyelesaikan hutang-hutang terdahulu hingga tuntas.

“Kita minta Penyelesaian hutang Rp4,3 Miliar seluruh tunggakan tahun 2023–2024 harus diselesaikan secara bertahap hingga tuntas dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah,” katanya

Kemudian Bupati Iskandarsyah juga meminta fokus pada peningkatan status rumah sakit RSUD Tanjung Batu.

“Rencanakan agar rumah sakit bisa naik tingkat dari tipe pratama menuju tipe D dengan 4 spesialis dasar,” tegas Bupati Iskandarsyah 

Dengan historis RSUD Tanjungbatu mulai dibangun pada tahun 2012, saat H. Muhammad Sani menjadi Bupati Karimun periode 2009–2014. Kehadiran rumah sakit ini merupakan harapan besar almarhum H. Muhammad Sani dan para wakil rakyat kala itu agar masyarakat Pulau Kundur dan sekitarnya memiliki akses layanan kesehatan yang layak.

Namun, perjalanan pengelolaannya dinilai belum berjalan optimal. Bahkan pada awal 2025, RSUD ini mendapat teguran dari Ombudsman RI terkait penyelenggaraan layanan dan administrasi keuangannya.

“Saya sering bilang apa yang terjadi hari ini bukanlah suatu yang tiba-tiba, tapi adalah sikap, kebijakan dan tindakan kita yang lalu. Sejak 2012 mulai dibangun sampai sekarang masih belum mampu memberikan pelayanan yang standard untuk masyarakat khusus nya di pulau Kundur dan sekitarnya,” ungkap Bupati Karimun Iskandarsyah melalui chat WhatsAppnya pada Rabu (10/6/2026) pagi 

Meski menghadapi tantangan keterbatasan anggaran daerah, Bupati menegaskan komitmennya untuk membenahi RSUD ini sejalan dengan prioritas kesehatan nasional dalam visi Astacita Presiden Prabowo Subianto.

“Sebagai Bupati yang baru kami tetap komitmen untuk memberikan pelayanan yg terbaik apalagi terkait kesehatan yang sudah mendapatkan prioritas oleh Bapak Presiden Prabowo dengan program Astacitanya,” ujar Bupati Iskandarsyah 

Pemerintah Kabupaten Karimun berencana menyusun skema penyelesaian utang dan pengembangan layanan secara bertahap agar beban keuangan daerah tetap terjaga namun manfaat rumah sakit dapat segera dirasakan oleh warga.

 *Nichita Bella