Sabtu, April 13, 2024
BerandaKarimunUnik .. Belasan Warga Binaan Rutan Karimun Minta disunat Sebelum Puasa
spot_img

Unik .. Belasan Warga Binaan Rutan Karimun Minta disunat Sebelum Puasa


Karimun- Menyambut bulan suci Ramadhan, 11 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Tanjung Balai Karimun minta disunat kepada petugas pada Sabtu (2/4/2022) Pagi.

Kepala Rutan kelas II B Tanjungbalai Karimun, Yogi Suhara melalui Kepala Kesatuan Keamanan Rutan yang saat ini menjabat sebagai pelaksana harian (Plh) Kepala Rutan kelas II B Tanjungbalai Karimun Yongki Yastinanda, mengatakan bahwa kegiatan sunatan massal yang digelar tersebut merupakan permintaan dari warga binaan sendiri 

Kepala Kesatuan Keamanan Rutan yang saat ini menjabat sebagai pelaksana harian (Plh) Kepala Rutan kelas II B Tanjungbalai Karimun Yongki Yastinanda saat memberikan hadiah berupa kain sarung kepada warga binaan yang disunat.


“Ini merupakan permintaan langsung dari warga binaan kepada kita, 11 orang yang disunat itu berumur 17 hingga 32 tahun,” kata Yongki

Kasubsi Pelayanan dan Tahanan Rutan kelas II B Tanjungbalai Karimun, Novi Irwan saat memberikan hadiah berupa kain sarung kepada warga binaan yang disunat

Usai mendengar permintaan dari beberapa warga binaan, Yongki mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Laskar Melayu Serumpun (LMS) yang juga pernah bekerjasama untuk menangani sunatan massal di Rutan Karimun pada tahun 2019 silam.

“Mewakili Karutan kami mengucapkan terimakasih kepada Laskar Melayu Serumpun (LMS) Kepri yang telah berpartisipasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga binaan kami,” kata Yongki

Usai melakukan sunatan massal, Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Laskar Melayu Serumpun (LMS) Datuk Azman Zainal mengaku bangga dengan warga binaan yang minta disunat.

Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Laskar Melayu Serumpun (LMS) Provinsi Kepri, Datuk Azman Zainal

“Kami sangat bangga kepada warga binaan yang mau disunat, apalagi yang disunat itu tidak hanya beragama Islam saja, bahkan ada yang beragama Kristen dan Budha, namun kami dari LMS membantu tanpa memandang suku dan agama, kami akan berupaya  memberikan yang terbaik hingga ke  Nusantara,” kata Datuk Azman

Sementara, salah seorang warga binaan bernama Melki (31 tahun) mengaku bahwa disunat atas kemauan sendiri


“Awalnya teman saya bilang kalau disunat itu bersih, makanya saya mau coba, terus saya koordinasi dengan teman-teman yang lain, dan ternyata juga ada yang mau ikut, makanya saya sampaikan kepada petugas rutan,” kata Melki

Salah seorang warga binaan bernama Melki (31 tahun)


Atas respon yang sangat baik dari pihak Rutan Karimun, Melki mengaku sangat merasa bersyukur.


“Terimakasih kepada pimpinan Rutan yang selalu memberikan yang terbaik kepada kami,” tutup Melki 

*Nichita Bella

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular